Breaking News:

Global

Nekat Menyamar Jadi Dokter, Polisi Ini Menangis di Bangsal Covid-19

Jampier Gaspar Montes langsung diborgol karena menyamar sebagai dokter, dengan mengenakan alat pelindung diri lengkap.

Editor: Adjeng Hatalea
Nekat Menyamar Jadi Dokter, Polisi Ini Menangis di Bangsal Covid-19
(PERU NOTICIAS via Daily Mail)
Potongan video dari kanal televisi Peru Noticias menunjukkan seorang polisi bernama Jampier Gaspar Montes masuk ke bangsal Covid-19 setelah menyamar sebagai dokter. Dia langsung menangis dan meninggalkan lokasi setelah melihat ayahnya meninggal di ranjang.

HUANCAYO, TRIBUNAMBON.COM - Seorang polisi di Peru menangis, setelah dia melihat sang ayah meninggal di ranjang saat menyusup ke bangsal Covid-19.

Jampier Gaspar Montes langsung diborgol karena menyamar sebagai dokter, dengan mengenakan alat pelindung diri lengkap.

Dia dilaporkan bisa menerobos Rumah Sakit Daniel Alcides Carrion di kota Huancayo setelah mengelabuhi petugas keamanan.

Televisi Peru merekam bagaimana dia duduk di jalan, seraya melepas APD berwarna biru dan dikelilingi petugas bersenjata.

Kementerian Kesehatan menyatakan, mereka bakal menginvestigasi apakah Montes mendapat bantuan orang dalam sehingga bisa menyusup ke bangsal Covid-19.

Media setempat melaporkan, Montes berbuat nekat karena frustrasi tak mendapatkan informasi perkembangan ayahnya dalam 48 jam.

Karena itu, dia menyamar sebagai dokter gizi saat ditanya statusnya oleh keamanan, dan naik ke lantai enam rumah sakit.

Dilansir Daily Mail Rabu (17/2/2021), polisi 21 tahun itu menangis dan segera meninggalkan bangsal saat tahu sang ayah meninggal di ranjang.

Berdasarkan keterangan rumah sakit, ayah Montes dirawat sejak 9 Februari karena menderita virus corona dan diabetes.

"Dia dibawa ke area khusus dan dipasangi ventilator sementara kami menunggu agar bangsal perawatan intensif tersedia."

Pihak rumah sakit menjelaskan, ada 12 pasien yang juga tengah menunggu ketika mereka mendapat permintaan pemindahan pasien skala prioritas tinggi.

Tim medis yang bertugas mengungkapkan, ayah si polisi kondisinya memburuk sebelum bisa ditransfer ke Ruang Perawatan Intensif (ICU).

"Dia dinyatakan meninggal ketika masker yang dipakai untuk membantunya bernapas dicabut," jelas rumah sakit. Kepala Polisi Roger Arista menuturkan, dia bisa memahami jika anak buahnya itu putus asa dan berusaha mencari tahu kondisi ayahnya.

Karena itu, pihaknya akan menyelidiki jika saat menjenguk ayahnya, Montes apakah sedang berada dalam posisi bertugas atau tidak.

Berita ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com dengan judul: Menyusup ke Bangsal Covid-19, Polisi Ini Menangis Menyaksikan Ayahnya Meninggal

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved