Breaking News:

Maluku Terkini

Istri Gubernur Maluku Wajibkan Rapid Tes bagi Sopir dan Penumpang Angkot

Alasan pemberlakuan rapid tes kepada sopir dan penumpang angkutan umum ini, lantaran mereka dinilai memiliki interaksi tinggi dengan orang lain.

DOK Humas Pemprov Maluku
Istri Gubernur Maluku dalam kapasitas Ketua PKK maluku Widya Pratiwi Murad Ismail jalani Swab Antigen atau Rapid Test Antigen yang digelar TP PKK Provinsi Maluku dan IKAPTK Provinsi Maluku, Senin (21/12/2020) di Lapangan Merdeka Ambon. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Mesya Marasabessy

TRIBUNAMBON.COM -- Istri gubernur Maluku, Widya Pratiwi Murad Ismail, mewajibkan rapid tes antigen bagi masyarakat.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku ini, menjadwalkan paket rapid test antigen dengan sistem drive thru.

“Kita siapkan 2.000 paket gratis, akhir Februari ini,” katanya dalam jumpa pers bersama Tim Satgas COVID-19 Maluku, di Gedung PKK Provinsi Maluku, Senin (15/2/2021) siang.

Untuk tahap pertama paket pencegahan virus ini, sasaran penerima vaksin ini untuk supir angkutan umum dan angkutan barang di Kota Ambon.

 “Tadinya wajib rapid antigen hanya untuk ASN di lingkup Pemprov Maluku, sekarang ada inisiatif baru dari Ketua TP PKK untuk pemberlakuan rapid antigen gratis kepada masyarakat,” kata Ketua Tim Satgas COVID-19 Maluku, Kasrul Selang.

Alasan pemberlakuan rapid tes kepada sopir dan penumpang angkutan umum ini, lantaran mereka dinilai memiliki interaksi tinggi dengan orang lain.

Loket rapid drive thru ini dijadwalkan dibangun di lapangan Polda Maluku, kelurahan Pandan Kasturi, Tantui, Kecamatan Sirimau, Ambon.

Tahap pertama dijadwalkan Sabtu 27 Februari 2021 pekan depan.

Sebelumnya, kebijakan ini hanya berlaku di lingkungan Kantor Kantor Gubernur Provinsi Maluku mulai, Senin (25/1/2021) hingga Minggu (28/2/2021).

Wajib rapid test antigen diperuntukan bagi pegawai Kantor Gubernur Maluku saja, namun juga untuk wartawan yang meliput hingga seluruh tamu yang berkunjung ke kantor Gubernur Provinsi Maluku.

Setelah melakukan rapid antigen dan hasilnya nonreaktif, mereka akan diberikan kartu.

Kartu yang diberikan merupakan tiket masuk Kantor Gubernur Maluku dan berlaku selama 14 hari.

Jika hasil rapid test antigen ada di antaranya yang menunjukan reaktif, maka tim Satgas Covid-19 Maluku akan menindaklanjuti hal tersebut dengan merujuk yang bersangkutan mengikuti pemeriksaan swab.

Pelaksanaan rapid test antigen ini juga berlaku bagi pelaku perjalanan dari luar daerah. Meski sudah memiliki hasil non-reaktif atau negatif dari tes sebelumnya di daerah asal, namun tetap akan dilakukan rapid tes antigen jika hendak masuk ke gedung Kantor Gubernur Maluku.

Editor: Salama Picalouhata
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved