Breaking News:

Ambon Hari Ini

Curhat Bos Amaris Hotel Ambon; Tahun 2020 Poco-poco di Jalan, HUT ke-11 Wajib Swab 3 Kali Sepekan

Manager hotel dibawah naungan operator Santika group Kompas Gramedia ini “Kala itu kami seperti pusat penyebaran virus di Ambon."

Tribun Ambon/tanita_pattiasina
AMARIS HOTEL AMBON - Manager Hotel Amaris Ambon Firman, saat mengisahkan suka duka mengelola hotel di masa pandemi Covid-19 di kantor Redaksi TribunAmbon.com, Jl Jenderal Sudirman No 188, Batu Merah, Kelurahan Pandan Kesturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (11/2/2021). Amaris Hotel Ambon merayakan HUT ke-11 pada Minggu (14/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pristiwani S. Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM –  General Manager Amaris Hotel Ambon, Firman, tak kuasa membendung suka citanya, menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 hotel yang dipimpinya, Minggu (14/2/2021) besok.

“HUT ke-10 tahun lalu lalu, Corona masih (endemik) di China. Jadi kita bikin lomba poco-poco di jalan depan hotel. Kini, di ulang tahun ke 11, besok kita tetap harus di hotel dan harus taat protokol kesehatan COVID-19,” ujarnya Firman kepada wartawan TribunAmbon.com, Kamis (11/2/2021).

Dalam nada setengah curhat, Firman mengenang, di awal masa pandemi Corona di Ambon, akhir Maret 2020 lalu, hotel yang terletak di Jl Diponegoro, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon ini, jadi sorotan media lokal dan nasional.

“Hebohnya minta ampun. Kami  diberitakan kena kasus Corona pertama. Satu tamu kami dari Bekasi, di-tracking.” ujar Firman, seraya mengenang masa-masa awal pandemi masuk kota Ambon.

Firman mengenang, karena efek dari opini publik negatif itu. "Yang dibesar-besarkan justru hotel kami bukan penanganan pasiennya."

Manajer Hotel Amaris Kota Ambon, Firman, saat ditemui wartawan TribunAmbon.com, Kamis (11/2/2021)
Manajer Hotel Amaris Kota Ambon, Firman, saat ditemui wartawan TribunAmbon.com, Kamis (11/2/2021) (Tanita Pattiasina)

Manager hotel dibawah naungan operator Santika group Kompas Gramedia ini “Kala itu mereka mereka hotel Amaris seperti pusat penyebaran virus di Kota Ambon.”

“Bayangkan Mas. Orang parkir motor saja tak mau di depan hotel kami,” ujar Firman, sambil tertawa mengenang masa awal pendemi.

Apalagi di masa-masa itu pengetahuan dan pemahaman publik tentang wabah dan pola penyebaran virus ini belum sebanyak saat ini.

“Belum sebulan kami rayakan HUT ke-10 dan ramai sekali. Tiba-tiba kami dihadapkan kenyataan pandemi,” ujar Firman saat bertandang ke Newsroom TribunAmbon.com, Jl Jenderal Sudirman No 188, Batu Merah, Kelurahan Pandan Kesturi, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Kamis (11/2/2021) lalu.

Halaman
123
Penulis: Tanita Pattiasina
Editor: Nur Thamsil Thahir
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved