Breaking News:

Razia Minuman Keras

Lagi, Polisi Gagalkan Penyeludupan 450 Liter Sopi di Pelabuhan Hunimua

Miras tradisonal jenis Sopi itu dikemas dalam plastik bening berukuran panjang, kemudian disimpan pada karung berbagai ukuran.

Penulis: Welem Sabonu | Editor: Fandi Wattimena
Dokumentasi; Humas Polda Maluku
Aparat Kepolisian tengah memerika barang bawaan penumpang dalam razia miras di Pelabuhan Penyebrangan Ferry Hunimua, Liang 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com Helmy Tasidjawa

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Aparat Polsek Salahutu kembali menyita 450 Liter minuman keras di pelabuhan penyeberangan Ferry Hunimua Liang, Maluku Tengah Rabu, (3/2/2021).

Miras tradisonal jenis Sopi itu dikemas dalam plastik bening berukuran panjang, kemudian disimpan pada karung berbagai ukuran.

"450 Liter sopi ditemukan tersimpan pada sembilan karung berbagai ukuran," Ungkap Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan PP Lease Ipda.L.Leitemia kepada pihak media lewat rilisnya Rabu, (3/2/2021).

Menurutnya razia yang dilakukan personel Polsek Salahutu itu menyasar barang bawaan penumpang yang baru tiba di dermaga penyebrangan Hunimua Negeri Liang.

Hasilnya di temukan barang bawaan penumpang berupa miras tradisional jenis sopi yang di titipkan pada mobil Bus Lintas seram yang nelayani rute Ambon - Masohi.

Rencananya miras tersebut akan diedarkan di wilayah Kota Ambon.

"Ditemukan miras jenis sopi dititip pada mobil Bus Lintas seram yang nelayani rute Ambon - Masohi," ungkapnya.

Razia Miras, Polisi Amankan 600 Liter Minuman Keras Tradisional Jenis Sopi di Pelabuhan Tulehu

Hasil temuan itu langsung disita petugas dan diamankan personel Polsek Salahutu dan Dibawa menuju Polresta Ambon untuk nantinya  dimusnahkan.

Leitemia menjelaskan dilaksanakannya razia tersebut bertujuan untuk menekan tingkat peredaran miras tradisional di Kota Ambon.

Serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif secara umum di Wilkum Polsek Salahutu.

"Razia tersebut untuk menekan tingkat peredaran miras tradisional dan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved