Gempa
Awal Februari Ini, 10 Gempa Guncang Empat Kabupaten di Maluku
Kepala Stasiun Meteorologi Stasiun Ambon, Ashar mengatakan rentetan gempa bumi itu terjadi selama dua hari berturut-turut.
Penulis: Salama Picalouhata | Editor: v
Laporan WartawanTribunAmbon.com, Salama Picalouhata
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mencatat sepuluh guncangan gempa bumi terjadi di Kabupaten Maluku, awal Februari ini.
Kepala Stasiun Meteorologi Stasiun Ambon, Ashar mengatakan rentetan gempa bumi itu terjadi selama dua hari berturut-turut.
Gempa terbesar terjadi di Kota Tual, Maluku Tenggara dengan kekuatan magnitudo 5,0.
Gempa bumi itu mengguncang wilayah utara Tual.
Pusat gempa terdeteksi di laut pada kedalaman 66 km.
BMKG menyebutkan episenter gempa berada pada 4.61 LS,132.73 BT atau 114 km utara Tual.
Sementara itu, gempa terkecil terjadi di Piru, Seram Bagian Barat dengan magnitude 3,0.
Gempa itu berjarak 111 kilometer dari barat laut Piru.
BMKG menyebutkan episenter gempa berada pada 2.53 LS atau 127.34 BT.
Ashar mengatakan, gempa dangkal yang terjadi di laut ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Namun, dia menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat diminta untuk waspada bakal adanya potensi gempa ,” ujarnya.
Hal itu dikarenakan, pihaknya tidak bisa memprediksi gempa.
“Kami hanya bisa menginformasikan riwayat gempa yang terjadi,” ujarnya.
Dia juga meminta masyarakat agar tidak percaya dengan ramalan-ramalan soal gempa. Terlebih, banyak beredar berita tidak benar alias hoaks terkait gempa yang akhir-akhir ini mengguncang sejumlah wilayah.
"Kita kembali mengingatkan masyarakat agar tidak percaya informasi-informasi yang tidak jelas. Silakan ikuti informasi resmi dari kami,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/1912021-bencana-alam.jpg)