Ambon Terkini
Warga Air Salobar Protes Adanya Pembangunan Di Kawasan Water Front City
Puluhan warga Jalan dr. Malaihollo, Air Salobar, Nusaniwe, Kota Ambon melakukan aksi unjuk rasa di kawasan wisata Air Salobar.
Penulis: Welem Sabonu | Editor: Adjeng Hatalea
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Helmy Tasidjawa
AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Puluhan warga Jalan dr. Malaihollo, Air Salobar, Nusaniwe, Kota Ambon melakukan aksi unjuk rasa di kawasan wisata Air Salobar.
Aksi ini untuk tolak adanya pembangunan di kawasan tersebut Selasa, (2/2/2021).
Menurut mereka, pembangunan yang berlangsung di kawasan tersebut sangat meresahkan lantaran memperkecil tempat rekreasi wisata pantai warga kota Ambon.
“Kami menolak adanya pembangunan apapun di pantai ini, jang monopoli katong pung gunung tanah, stop membangun di katong pung pante,” tulisan bernada protes dari warga Air Salobar yang ditempelkan pada sejumlah bangunan yang baru didirikan di kawasan tersebut.
Glen (27) warga Air Salobar ini mengaku, menolak adanya pembangunan dalam bentuk apapun di kawasan ini.
Pasalnya, kawasan wisata Air Salobar merupakan Water Front City atau konsep pengembangan daerah tepian air baik itu tepi pantai, sungai ataupun danau untuk wisata air yang dicanangkan pemerintah Kota Ambon beberapa tahun lalu.
Dengan adanya pembangunan ini, ruang gerak warga Kota Ambon sendiri untuk berekreasi kian dipersempit sejumlah pihak.
“Kita menolak pembangunan dalam bentuk apapun di Kawasan ini,” terang warga RT 03/ RW 02 Air Salobar Kota Ambon Selasa, (2/2/2021).
Dia dan warga lainnya mempertanyakan pembangunan yang ada.
Meunurtnya, konsep Water Front City yang dicanangkan pemerintah Kota Ambon beberapa tahun lalu untuk masyarakat, kenapa sekarang harus ada pembangunan yang diduga dilakukan oleh pihak TNI.
“Yang kami tahu, ini pengembangan water front city oleh Pemerintah Kota Ambon, kenapa harus ada pembangunan sekarang yang dilakukan oleh TNI,” tegasnya.
Glen menjelaskan, pembangunan ini dikawal ketat oleh pengawas yang berpakian loreng.
Untuk itu, dia memastikan pembangunan ini dilakukan oleh pihak TNI.
“Eksafator warna hijau, yang jaga juga berpakaian loreng, jadi pembangunan ini pasti dilakukan oleh pihak TNI,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/222021-air-salobar.jpg)