Breaking News:

Rerata, 5 dari 250 Tes Covid-19 di RS Siloam Ambon; Hasilnya Dinyatakan Positif

Sebagian besar warga yang uji sampel mandiri, untuk keperluan ‘surat keterangan” lettar of statemen bebas Covid-19.

Tribun Ambon/mesya_marasabessy
PETUGAS PCR-SWAB - Petugas pencacah sampel antigen, PCR-SWAB RS Siloam Ambon, melayani seorang warga yang akan mengambil sampel antigen, antibody, PCR swab, Selasa (20/1/2021). RS Siloam satu-satunya RS swasta yang jadi rujukan pencegahan penyebaran Covid-19 

Laporan Wartawan Tribun Ambon.com, Mesya Marasabessy 

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Rumah Sakit Siloam Ambon menjadi satu-satunya rumah sakit swasta rujukan penanganan dan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di ibu kota Provinsi Maluku.

Lima dari enam unit fasilitas kesehatan lainnya adalah rumah sakit negeri di Kota Ambon; RSUD dr M Haulussy, RSUP dr J Leimena, Rumkit Tk II Dr JA Latumetan, RSAL dr FX Suhardjo Ambon, dan RS Bhayangkara Ambon,

Rerata sehari, RS Siloam yang terletak di kawasan bibir pantai Teluk Ambon ini melayani 150 hingga 250 uji sampel Covid-19.

Pengambilan sampel mulai dari rapid test antibody, SWAB Anti Gen, hingga test komplit PCR Swab.

“Sebagian besar mandiri (atas inisiatif) warga untuk kepentingan traveling keluar Ambon,” kata Head Department of Sales and Marketing Siloam Hospitals Ambon, Franklin Silawa kepada TribunAmbon.com di ruang kerjanya, Selasa (19/1/2021).

Tampak depan RS Siloam Ambon, Rabu (20/1/2021)
Tampak depan RS Siloam Ambon, Rabu (20/1/2021) (TribunAmbon.com/ Tanita Pattiasina)

Informasi lain yang dihimpun Tribun Ambon.com, dari seorang petugas paramedik pengambil sampel darah, dan lendir tenggorok atau hidung, dari 250 sampel, rerata ada 5 yang hasilnya dinyatakan reaktif (rapid test) atau positif (antigen atau Swab PCR).

“Kalau untuk datang banyak, tapi kalau dari sini kita Makai kuota jadi sehari 150 perhari sampai 200 dari awal-awal,” kata Jeanny, si petugas pencacah sampel di RS Siloam, kawasan Tantui, Sirimau, Ambon.

Sebagian besar warga yang uji sampel mandiri, untuk keperluan ‘surat keterangan” lettar of statemen bebas Covid-19.

Sebagian ada gejala, dan  sebelumnya adalah pasien yang pernah positif, dan uji lanjutan.

Sebelumnya karena keterbatasan sumber daya, ada pembatasan pengambulan sampel. Itu berlangsung sejak April 2020 hingga Desember 202i.

Di pekan kedua Januari 2021 ini, manajemen rumah sakit tak membatasi kuota lagi.

Fasilitas uji sampel ini buka dari pukul 08.00 hingga 17.00 WIT.

“Awalnya kami menyediakan pelayanan tes Covid-19 mulai pukul 08:00 hingga 11:00, namun kebutuhan masyarakat yang meningkat akhirnya kami menambahkan waktunya hingga 17:00 dari hari Senin sampai Sabtu,” kata Franklin.

Baca juga: Di Bawah Patung dr J Leimena, mahasiswa Unpati Gelar Aksi Kemanusiaan untuk Gempa Sulbar

Baca juga: 98 Nakes Polda Maluku Disuntik Vaksin Sinovac

Halaman
12
Sumber: Tribun Ambon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved