Breaking News:

Maluku Terkini

Heka Leka – WEA Latih Guru PAUD Manfaatkan Sampah Jadi Alat Peraga

Dengan kelengkapan seadanya kegiatan yang diikuti Guru PAUD dari Desa Ema, Hukurila, Kilang dan Naku ini memiliki berbagai macam aktivitas.

Penulis: Tanita Pattiasina | Editor: Adjeng Hatalea
TribunAmbon.com/Tanita
ALAT PERAGA PAUD - Heka Leka bersama Women Earth Alliance (WEA) mengadakan Pelatihan pemanfaatan sampah dan sumber daya alam sebagai alat peraga dalam belajar di Desa Hukurila. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Heka Leka bersama Women Earth Alliance (WEA) mengadakan Pelatihan pemanfaatan sampah dan sumber daya alam sebagai alat peraga dalam belajar  di Desa Hukurila.

Pelatihan ini sebelumnya dilangsungkan selama dua hari, sejak 14 hingga mulai 15 Januari 2021.

Public Relation Yayasan Heka Leka, Nadya Souisa mengatakanPelatihan ini akan berlanjut kembali pada 26 dan 27 Januari 2021 mendatang.

"Berhubung desa di kecamatan ini banyak, jadi yang Minggu depan di Desa Rutong," ucap Nadya.

Dia memaparkan, pemanfaatan sampah sebagai alat peraga ini dikarenakan sampah menjadi masalah serius yang terjadi di Maluku.

"Maluku menghadapi masalah serius terkait sampah yang mencemari separuh lautan dan daratan Maluku," lanjutnya.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunAmbon.com, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Maluku mengumpulkan setidaknya 200,88 ton sampah dari darat, sungai, dan laut selama pelaksanaan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) di 2020 lalu.

Nadya dan kawan-kawannya di Heka Leka mengupayakan agar kesadaran menjaga lingkungan ini bisa dimulai sejak dini.

Sayangnya, lanjut dia, hingga kini di Maluku masih kekurangan tenaga pendidik yang berkualitas dan terbatasnya anggaran dalam memenuhi properti mengajar menyebabkan kegiatan pembelajaran PAUD tidak efektif.

Dengan kelengkapan seadanya kegiatan yang diikuti Guru PAUD dari Desa Ema, Hukurila, Kilang dan Naku ini memiliki berbagai macam aktivitas.

Di antaranya, membuat daur ulang kertas, membuat hopstotch dari spanduk bekas, membuat bak pasir untuk kegiatan pra menulis.

Ditambah dengan membuat panggung puppet dari kardus bekas, kreasi dengan dedaunan, dan melukis batu.

Ketua Gugus PAUD Hukurila-Hatalai, Merry Angkotamony juga mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi Guru-guru PAUD.

"Sangat bersyukur dengan kegiatan yang dirancang teman-teman Heka Leka membawa manfaat bagi kami para guru PAUD," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved