Breaking News:

Penanganan Covid

Peserta Vaksin Covid-19 yang Terima SMS Harus Registrasi Ulang, Simak Alurnya

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr Siti Nadia Tarmizi, menyampaikan alur bagi penerima vaksin Covid-19.

Tribun Ambon/biro media_setpres
VAKSIN COVID-19 - Petugas cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Cengkareng, mengangkut vaksin Sinovac, Corona, Selasa (8/12/2020) 

TRIBUNAMBON.COM - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, dr Siti Nadia Tarmizi, menyampaikan alur bagi penerima vaksin Covid-19.

Masyarakat yang menjadi sasaran penerima vaksinasi Covid-19 akan menerima pemberitahuan dari pemerintah berupa short messages services (SMS) blast dengan ID pengirim Peduli COVID.

Selanjutnya, penerima vaksin akan melakukan registrasi ulang untuk status kesehatan dan memilih tempat serta jadwal vaksinasi.

Satgas Penanganan Covid-19 di kecamatan kemudian akan melakukan verifikasi bagi peserta yang tidak melakukan verifikasi ulang.

"Untuk daerah dengan kendala jaringan, maka proses verifikasi dan registrasi akan dilakukan Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kecamatan," ujar Siti Nadia, dikutip dari Covid19.go.id, Senin (14/1/2021).

Baca juga: Gubernur Koster Terima 31.000 Vial Vaksin Sinovac, Prioritas untuk 30.320 Tenaga Kesehatan di Bali

Baca juga: Warga DKI Tolak Divaksinasi Covid-19, Siap-siap Didenda Rp 5 Juta

Proses registrasi ini sangat penting, karena sebagai upaya verifikasi dengan menjawab berbagai pertanyaan yang akan ditanyakan oleh sistem.

Seperti mengonfirmasi domisili, serta skrining sederhana terkait penyakit penyerta yang diderita oleh penerima vaksin.

Siti Nadia berharap masyarakat berpartisipasi dalam tahapan vaksinasi yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu 15 bulan mendatang.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zonotik Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam siaran BNPB, Senin (22/6/2020).
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zonotik Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi dalam siaran BNPB, Senin (22/6/2020). (tribunnews.com/reza deni)

Vaksinasi tidak hanya melindungi tenaga kesehatan dan pelayan publik sebagai individu, namun juga melindungi keluarganya masing-masing.

Ia menegaskan, pemerintah akan menjamin data penerima vaksin Covid-19.

Halaman
123
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved