Rabu, 8 April 2026

Polda Maluku Gelar Apel Siaga Jelang Momen Natal 2020 dan Tahun Baru 2021

Kepolisian Daerah Maluku menggelar apel kesiapan pasukan pengamanan Operasi Lilin Siwalima Tahun 2020 di Lapangan Polda Maluku,

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
(Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Apel kesiapan pasukan pengamanan Operasi Lilin Siwalima Tahun 2020 di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol CHR Tahapary, Tantui, Kota Ambon  

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandi 

TRIBUNAMBON.COM - Kepolisian Daerah Maluku menggelar apel kesiapan pasukan pengamanan Operasi Lilin Siwalima Tahun 2020 di Lapangan Polda Maluku, Letkol Pol CHR Tahapary, Tantui, Kota Ambon, Senin (21/12/2020).

Gelar pasukan untuk pengamanan perayaan Natal, 25 Desember dan Tahun Baru, 1 Januari 2021 ini dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku, Drs. Murad Ismail, yang dihadiri Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si, dan Wakapolda Maluku Brigjen Pol Drs. Jan de Fretes, M.M. 

Turut hadir Irwasda Maluku, para pejabat utama Polda Maluku dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Maluku.

Apel gelar pasukan gabungan ini terdiri dari satu satuan gabungan POM TNI dan PROPAM Polda Maluku, satu Kompi gabungan personil TNI AD, AL dan AU, satu Kompi gabungan personil Brimob, Sabhara dan Lalulintas, satu Kompi gabungan personil Dit Pam Obvit, Dit Pol Airud dan Reserse Intelkam, serta satu Kompi gabungan SAT POL PP, Dinas Pemadam Kebaran Kota Ambon, Basarnas Maluku dan Pramuka.

Baca juga: Kemenparekraf: Ambon Kota Musik Dunia, Kami dorong Pariwisata dengan Ciri Music Tourism

Baca juga: Tingkat Kepatuhan Prokes Rendah, Satgas Covid-19 Tak Rekomendasikan Liburan Akhir Tahun ke Ambon

Baca juga: Prihatin Mutu Kesehatan di Seram Timur, 25 Mahasiswa Calon Perawat Galang Dana di Kota Ambon

Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, dalam sambutannya yang dibacakan Gubernur Maluku sebagai inspektur apel menyatakan, seluruh personil harus tetap siaga dalam mengamankan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

"Olehnya itu polri menyelenggarakan operasi lilin selama 14 hari, mengedepankan preentif dan preventif dengan penegakan hukum yang tegas dalam rangka mencegah ancaman kejahatan dan penyebaran covid-19. Sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan damai," katanya.

Operasi lilin kali ini, sebanyak 83.917 personil Polri yang dilibatkan, TNI 15.842 dan instansi terkait sebanyak 55.086.

Ratusan ribu personel gabungan ini dipusatkan pada tempat ibadah, tempat keramaian, pintu masuk bandara dan pelabuhan dengan sistim pengamanan yang ketat.

Melalui mapping dan analisa yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu, diprediksi akan ada ancaman yang harus diantisipasi.

Di antaranya ancaman teroris, sabotase, kriminal umum, tauran antar warga masyarakat, kecelakaan transportasi serta bencana alam. 

"Olehnya itu disampaikan kepada para kasatwil agar harus mampu mengambil keputusan yang bijak dan efektif dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi," pintanya.

Di akhir amanatnya, Kapolri berpesan kepada seluruh personil untuk menyiapkan mental, fisik, dan kesehatan sebelum melaksanakan operasi.

Termasuk melakukan deteksi dini sebagai langkah antisipasi sedini mungkin terhadap ancaman yang ada.

Selain itu, dalam tugas pengamanan, harus menjunjung tinggi profesionalitas, tegas namun tetap humanis.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved