Lapak Digusur, Nasi Ikan Ibu Wati di Pasar Mardika Ambon Malah Laris Manis
Di tengah pembongkaran lapak, jualannya malah laris manis. Kurang dari lima jam, makanannya ludes diserbu pedagang.
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
TRIBUNAMBON.COM - Rezeki selalu datang tidak terduga, seperti yang dialami, Wati Danyal, penjual Nasi Ikan di kawasan Pasar Apung Mardika.
Bagaimana tidak, di tengah pembongkaran lapak, jualannya malah laris manis.
Kurang dari lima jam, makanannya ludes diserbu pedagang.
Wati awalnya membuka warungnya di area Pasar Apung, namun kemudian memindahkan lapaknya di badan jalan setelah alat berat mulai menggusur kawasan tersebut. Malah setelah pindah di badan jalan, jualannya laku keras.
“Mungkin pedagang juga lapar karena sibuk membongkar lapak mereka,” ujarnya.
Dia pun mengaku tidak menyangka akan cepat habis jualannya. Nasi ikan yang dijajakannya sudah habis, tinggal minuman aneka minuman yang tersisa.
Baca juga: Pedagang di Pasar Mardika Ambon Bongkar Lapak Sendiri, Selamatkan Material Layak Pakai
Baca juga: Pedagang Dilema Setelah Pembongkaran Pasar Apung Mardika, Tak Tau Harus Lanjut Berdagang Atau Tidak
“Ya lumayan hari ini, sudah habis pukul 12.00,” kata Wati, Sabtu siang (24/10/2020).
Meski keuntungan yang didapat tidak naik drastis, namun dia bisa pulang lebih cepat
Sayang, sama seperti ratusan pedagang lainnya, dia kehilangan tempat berjualan karena pasar akan direvitalisasi.
Dia pun enggan untuk menempati pasar sementara yang disediakan pemerintah kota di kawasan Transit Paso dengan alasan jarak tempuh yang cukup jauh.
“Untuk sementara berjualan disini dulu,” cetusnya.
TONTON JUGA
Keluhan yang sama datang dari pelanggannya, mereka mengaku akan bertahan hingga diminta meninggalkan area tersebut.
“Disini dulu, tapi kalau disuruh pindah, mau gimana lagi. Ikut saja,” tandas Nur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/lapak-nasi-ikan-ibu-wati-diserbu.jpg)