Breaking News:

Cara 4 Gubernur Sikapi Pendemo UU Cipta Kerja, Ridwan Kamil Janji Kirim Surat ke Jokowi

Beberapa kepala daerah tampak menemui para pendemo dalam aksi penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja di beberapa daerah.

Kolase Tribun Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat membacakan hasil pertemuannya dengan perwakilan buruh di hadapan ribuan buruh, dan Surat Ridwan Kamil untuk Jokowi tentang aspirasi buruh sudah beredar di media sosial. 

TRIBUNAMBON.COM - Beberapa kepala daerah tampak menemui para pendemo dalam aksi penolakan Undang-undang (UU) Cipta Kerja di beberapa daerah.

Mereka di antaranya adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, hingga Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Seperti apa sikap mereka saat temui para demonstran?

Berikut informasinya dilansir Tribunnews.com dari berbagai sumber.

1. Sri Sultan Hamengku Buwono X

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. TRIBUNJOGJA.COM/Agung Ismiyanto
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X. TRIBUNJOGJA.COM/Agung Ismiyanto (TRIBUNJOGJA.COM/Agung Ismiyanto)

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ambil sikap saat aksi massa penolakan UU Cipta Kerja di Yogyakarta.

Gubernur mengajak perwakilan massa yang merupakan dari buruh untuk berdialog bersama pada Kamis (8/10/2020).

Dilansir dari TribunJogja.com, pertemuan para buruh dengan Sri Sultan Hamengku Buwono X yang didampingi Sekda DIY, Kadarmanta Baskara Aji, serta Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti tersebut berlangung tertutup di dalam Bangsal Kepatihan.

Sementara itu perwakilan MPBI DIY, Irsyad Ade Irawan mengatakan seluruh massa dari kalangan MPBI telah memutuskan mundur begitu Sri Sultan Hamengku Buwono X menerima audiensinya.

Irsyad Ade mengatakan sesuai dialog disebutkan, Sri Sultan telah menyetujui dan memfasilitasi permintaan para buruh.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved