Sabtu, 25 April 2026

Geliat UMKM

Karibo Coffee, Angkringan Romantis Wisata Kuliner di Kota Jawa Teluk Ambon

Satu lagi kuliner di Kota Jawa dengan pemandangan Teluk Ambon, Karibo Coffee, angkringan aneka minuman

|
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Pemilik Karibo Coffee, Ipul tengan meracik kopi andalan pesanan pengunjung 

Serupa minggu pertama, pekan  kedua tidak banyak perubahan, masih seputaran teman dekat, hanya ada penambahan beberapa orang teman dari temannya.

Ini berlangsung hampir satu bulan. Peningkatan mulai terasa pada bulan kedua hingga bulan ketiga.

Menikmati Siwang Paradise Puncak Surga di Kota Ambon, Berikut Tiga Pilihan Jalur Alternatifnya

Memasuki bulan ke empat, Ipul akhirnya menambah lima karyawan untuk membantu pelayanan.

Terhitung sore pukul 17.00 hingga 00.00 Ipul bisa menjual hampir 150 Cup minuman dengan jumlah pengunjung tidak kurang dari 70 orang perhari.

Diundang Pejabat

Di kerdel bekas yang dijadikan kursi itu, Anggota DPD RI asal Maluku, Nono Sampono pernah duduk menikmati Kopi Rempah yang diracik manual, termasuk artis sinetron Fredy Prahman.

"Berkisar 70 sampai 100 orang perhari, dengan omzet mencapai Rp 900 ribu. Kalau yang datang itu dari berbagai kalangan. Pejabat, anggota DPR hingga artis pernah ngopi disini," ungkapnya.

Berbekal angkringan itu juga, Ipul diundang untuk mempresentasikan gagasan kuliner jalanan dihadapan Sekretaris Kota Ambon dan pejabat lainnya.

"Bulan Februari, wali kota undang tuk presentasi depan pejabat daerah. Presentasi tentang kuliner serta pengembangan potensi," kata pemuda asal Kesui Seram Bagian Timur itu.

Meski begitu, capaiannya itu dinilai bukan sebuah prestasi besar.

Karena targetnya cukup sederhana, menjadi motifasi bagi anak muda untuk lebih kreatif dan produktif.

Rintangan Pandemi

Seorang pengunjung Karibo Coffee tengah menunggu pesanan sembari menikmati suasana sore Kota Jawa, Teluk Ambon
Seorang pengunjung Karibo Coffee tengah menunggu pesanan sembari menikmati suasana sore Kota Jawa, Teluk Ambon (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

Terhitung Maret 2020, kekhawatiran warga kota memuncak. Work From Home sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19 digalakkan.

Omzet perhari anjlok hingga 80 persen.

Dalam hitungannya, pernah beberapa hari pengunjung tidak lebih dari 5 orang.

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved