Breaking News:

Kapolda Maluku Cek Kesiapan Pilkada 2020 di Aru, Ingatkan Protokol Kesehatan Covid-19

Kapolda Maluku Irjen Pol Baharuddin Djafar mengecek kesiapan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (16/09/20).

(foto : dok KPU Aru)
Kapolda Maluku Irjen Baharuddin Djafar bersama Komisioner KPU Kepulauan Aru Yosep S Labok usai pertemuan bersama mengecek ┬ákesiapan Pilkada Serentak 2020 Rabu (16/09/20) 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Insany Syahbarwaty

TRIBUNAMBON.COM – Kapolda Maluku Irjen Pol Baharuddin Djafar mengecek kesiapan pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu (16/09/20).

Dalam kesempatan bertemu dengan KPU dan Bawaslu  Kepulauan Aru serta Kapolres Kepulauan Aru, Rabu pagi, Kapolda mengingatkan untuk disiplin melakukan protocol ksehatan sesuai aturan pencegahan covid19. 

 Kapolda juga mengajak penyelenggara pemilu bersikap tegas terhadap semua bentuk pelanggaran protocol Kesehatan dalam proses tahapan pilkada serentak ini.

‘’Semua pihak harus bekerja sama melakukan protocol Kesehatan secara ketat, dan lebih berhati-hati dalam pelaksanaan pilkada tahun ini,’’ pinta Kapolda. 

Menurut Yosep S Labok komisioner KPU Kepulauan Aru, kunjungan Kapolda kali ini menunjukkan perhatian besar terkait pelaksanaan pilkada serentak di kabupaten kepulauan ini.

Terutama terkait kondisi keamanannya, apalagi di tengah pandemi.

Jika tidak lengah pelaksanaan pilkada bisa menyebabkan cluster baru pandemic. 

‘’Ya meski sampai saat ini, kepulauan Aru secara keseluruhan bukan wilayah zona merah,’’ cetus Labok.

Tapi menurutnya pelaksanaan pilkada memang memang harus diantisipasi sedini mungkin, terutama terkait pengumpulan massa. 

Dalam kesempatan ini juga Labok mengeluhkan kurangnya alat pengukur suhu dan pelaksanaan Rapid Tes yang terbatas oleh pemerintah kabupaten, karena minimnya fasilitas dan sumber daya manusia.

‘’Kami sudah berkoordinasi terkait terkait pengadaan alat pengukur suhu untuk tiga kecamatan lainnya yang sulit diakses, namun pihak pemkab tidak bisa menjamin pengadaannya saat pelaksanaan nanti,‘’ungkap Labok. 

Dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun ini menurut Labok cukup menjadi perhatian utama  karena berada dalam kondisi pandemi, apalagi dengan kondisi kepulauan yang cukup berat rentang kendalinya. 

Dalam pelaksanaan pilkada tahun ini, dua pasang bakal calon Bupati Timotius Kaidel  dan Wakil Bupati  La Gani Karnaka dengan jargon KAKA yang diusung parpol PKB, PKS dan GOlkar sedangkan lawannya, bakal calon Bupati Johan Gongga dan Wakil Bupati Muin Sogaltrey (JOIN) yang diusungkan Nasdem, PDIP, Gerindra, Demokrat, Hanura, Perindo, PPP, dan Partai Berkarya. 

(*)

 
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved