45.000 Ton Bansos Beras Siap Disalurkan ke 101.898 PKM-PKH di Maluku
Kemensos memberikan bantuan sosial beras kepada 101.898 Penerima Keluarga Manfaat Program Keluarga Harapan
Dimulai dari delapan Desa/Kelurahan yang berada di Kecamatan Baguala dan Desa Poka.
Peluncuran bansos ini dilakukan Bulog Maluku-Maluku Utara secara simbolis oleh Wakil Walikota Ambon, Kepala Perum Bulog Maluku-Maluku Utara dan Kepala Dinas Sosial Maluku di Gudang Bulog, Selasa (16/09/2020).
135 Ton Beras Petani Diserap Bulog
Perum Divisi Regional (Divre) Bulog Maluku-Maluku Utara telah menyerap sebanyak 135 ton beras dari petani di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku terhitung sejak Januari hingga September 2020.
Beras yang diserap harus memenuhi standar kualitas medium.
• Masih Zona Merah Covid-19, Kota Ambon Lanjutkan PSBB Transisi Tahap V
Kepala Perum Divre Bulog Maluku-Maluku Utara, Muhammad Taufik mengatakan, pihaknya siap menyerap beras yang diproduksi oleh petani lokal selama memenuhi kualitas medium.
“Beras kan harus disimpan lama, jadi ada persyaratan-persyaratan yang harus diikuti oleh para mitra maupun petani,” ucap Kepala Perum Divre Bulog Maluku-Maluku Utara, Muhammad Taufik kepada TribunAmbon.com, Selasa (16/9/2020).
Dia menerangkan, persyaratan penyerapan tersebut telah diatur dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia No. 5 Tahun 2015 Tentang Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras Oleh Pemerintah.
Dia menambahkan, adapun beras dengan kualitas medium ini memiliki kadar air 14 persen dan memiliki butir patah atau pecah (broken) maksimal 20 persen.
Untuk bisa menyerap beras kualitas medium, pihaknya terus melakukan sosialisasi baik kepada para petani .
“Makanya kami terus mensosialisasikan untuk menjadi mitra yang penting memenuhi persyaratan tadi. Jadi harapan kami, bisa menyerap lebih banyak beras dari para petani lokal,” ujarnya.
Selain itu, tambah dia, bimbingan kepada petani juga dilakukan dalam masa produksi, agar penyerapan ini dilakukan dengan konsisten.
Langkah ini tentunya saja sekaligus memberdayakan petani lokal dan membantu mereka dalam meningkatkan pendapatan.
Dia berharap, Perum Divre Bulog Maluku-Maluku Utara bisa menyerap lebih banyak lagi beras dengan kualitas medium dari petani lokal.
Beras kualitas medium ini dibeli pihaknya dengan harga Rp 8.300 per kilogram.
“Kantor pusat menargetkan 3.400 ton dalam tahun ini,” pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/kementerian-sosial-kemensos-memberikan-bantuan-sosial-beras.jpg)