Breaking News:

Travo PLN Meledak, Warga Laimu Maluku Rugi Puluhan Juta Rupiah

Ledakan travo Listrik yang seringkali terjadi di wilayah Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah.

(Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Travo Listrik di Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com. Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Ledakan travo Listrik yang seringkali terjadi di wilayah Desa Laimu, Kecamatan Telutih, Maluku Tengah disinyalir menjadi penyebab kerusakan alat elektronik milik warga.

Menurut warga, akumulasi kerugian akibat kerusakan barang elektronik tersebut mencapai puluhan juta rupiah, mengingat ledakan telah terjadi sejak dua tahun terakhir.

"Ledakan terakhir terjadi 7 Juli 2020 yang mengakibatkan dua ekor kambing mati tersengat listrik," ungkap tokoh masyarakat Laimu, Farid Yapono, Jumat siang (4/8/2020).

Lanjutnya dijelaskan, setelah terjadi ledakan, petugas PLN setempat langsung melakukan perbaikan. Namun, warga mengaku khawatir akan terjadi ledakan serupa nantinya.

"Itu travo lama, sehingga sudah berulang kali meledak dan diperbaiki. Kami khawatir sewaktu-waktu bisa meledak," ujar pria yang juga ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Pesisir itu.

Atas kondisi tersebut, warga Laimu telah menyurati PT. PLN Induk Wilayah Maluku & Maluku Utara dengan harapan travo bisa diganti baru.

"Kami sudah bersurat, semoga cepat ditindaklanjuti," cetusnya.

Sementara itu Manager Komunikasi PT. PLN Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Ramli Malawat ketika dikonfirmasi memastikan laporan warga telah diterima dan ditindaklanjuti segera. Pihaknya telah mendistribusikan travo dan pengerjaan akan segera dilakukan.

"Sudah, traco sudah dibawa ke Laimu, besok sudah dikerjakan," cetus Malawat melalui panggilan Telepon, Jumat sore (4/9/2020).

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved