Sopir Angkot Ngaku Staf HRD, Tipu 11 Perempuan Minta Foto Bugil dengan Alasan Tes Keperawanan

Suherman mengaku, aksi penipuan lowongan pekerjaan di daerah Bandung yang berujung aksi cabul ini dipelajarinya lewat Facebook.

Editor: Fitriana Andriyani
tribunjabar/daniel andrean damanik
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki menginterogasi Suherman pelaku penipuan dan pencabulan yang mengaku sebagai HRD di satu perusahaan di KBB. 

"Setelah saya foto, keesokan harinya ia kembali meminta uang ke saya,"

"Jika tidak transfer maka saya diancam foto tersebut akan disebarluaskan," kata SA sembari menangis.

Karena takut dengan ancaman tersebut, SA kemudian kembali mentransfer uang tunai kepada pelaku penipuan dan cabul tersebur senilai Rp 1 juta.

Namun, meskipun sudah ditransfer, pelaku masih tetap menyebarluaskan foto tanpa busana korban di media sosial.

"Saya diancam, hidup saya tidak akan tenang. Sebanyak Rp 1,5 juta uang saya transfer,"

"Saya sampaikan kepada yang lain agar jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal dan jangan percaya pada lowongan kerja online,"

"Semoga tidak ada korban lagi. Saya baru lulus sekolah, belum pernah bekerja," kata SA.

 (TribunJakarta/TribunJabar)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pengakuan Sopir Angkot yang Ngaku HRD, Tipu 11 Perempuan Diminta Foto Bugil Berdalih Tes Keperawanan dan Tribunjabar.id dengan judul Mengaku Staf HRD Perusahaan Susu, Sopir Angkot Ini Sukses Tipu 11 Wanita, 4 Orang Bahkan Dicabuli.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved