Breaking News:

Kalapas Dilaporkan ke Ombudsman Gara-gara Nasi Bungkus, Keluarga Kirim 3, Napi hanya Terima Satu

"Saat itu saya protes kenapa barang titipan saya hanya satu yang sampai. Akibat saya protes, keluarga saya yang ada di Lapas mendapat ancaman."

Freepik
Ilustrasi penjara 

TRIBUNAMBON.COM - Gara-gara nasi kiriman untuk warga binaan tidak sampai, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Lubuk Basung, Agam, Sumatera Barat, dilaporkan ke Ombudsman Sumbar.

Kejadian ini berawal dari salah seorang keluarga warga binaan LN (45) yang menjenguk keluarganya yang ditahan di Lapas.

LN datang dan membawa tiga bungkus nasi pada 9 Juli 2020 lalu.

Punya Rp 1 Juta, Dede Pinjam ke Andre Taulany Rp 39 Juta untuk Bayar Utang ke Sule Rp 40 Juta

Minta Maaf Setelah Dikecam PFI, Anji Hapus Postingan yang Samakan Cara Kerja Wartawan dengan Buzzer

Namun, dari tiga bungkus nasi itu, hanya satu yang diterima. Akibatnya, LN protes ke Lapas.

"Saat itu saya protes kenapa barang titipan saya hanya satu yang sampai. Akibat saya protes menyebabkan keluarga saya yang ada di Lapas mendapat ancaman," kata LN usai melapor ke Ombudsman Sumbar, Minggu (19/7/2020).

LN menyebutkan, keluarganya itu dimasukkan ke strap sel dan diancam tidak mendapat remisi dan dipindahkan ke Lapas Dharmasraya.

"Karena itulah saya melapor ke Ombudsman untuk mendapatkan keadilan," kata LN.

Kasus Mayat Bocah dalam Toren Air, Ternyata Ditenggelamkan oleh Ayah Tirinya yang Mengaku Mabuk

Pasien Positif Corona di Malang Sempat Berusaha Kabur setelah Melahirkan, Begini Kabar Bayinya

Sementara itu, Ketua Ombudsman Sumbar Yefri Heriani membenarkan adanya laporan tersebut.

Pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan melakukan klarifikasi kepada terlapor, yaitu pihak Lapas Klas II B Lubuk Basung.

"Dari laporan itu kami melihat ada beberapa dugaan maladministrasi yang dilaukan pihak Lapas. Ini yang akan kita klarifikasi," kata Yefri.

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved