Virus Corona

Akan Diproduksi Massal, Alat Rapid Test Buatan Indonesia Mampu Tunjukkan Hasil dalam 15 Menit

"Produk rapid test ini cepat dalam penggunaan, hasil deteksi muncul dalam 15 menit tanpa membutuhkan alat tambahan atau tenaga yang terlatih,"

Kontributor TribunAmbon.com/Adjeng
Ilustrasi Tes COVID-19 

TRIBUNAMBON.COM - Batasan harga tertinggi untuk pemeriksaan rapid test antibodi yakni Rp 150 ribu.

Hal tersebut tertuang dalam surat edaran Menteri Kesehatan Nomor HK.02.02/I/2875/2020.

Menteri Riset dan Teknologi, Bambang PS Brodjonegoro, mengatakan alat rapid test buatan dalam negeri ini akan dibuat sebanyak 200 ribu unit.

Ia menyebut, hasil tes dari produk lokal ini bisa diketahui dalam waktu 15 menit.

"Produk rapid test ini cepat dalam penggunaan, hasil deteksi muncul dalam 15 menit tanpa membutuhkan alat tambahan atau tenaga yang terlatih," ujarnya, dikutip dari YouTube Kompas TV, Jumat (10/7/2020).

"Jadi bisa dilakukan sendiri, dan merupakan alat uji yang fleksibel," jelasnya.

Bambang mengungkapkan, target produksi alat rapid test untuk Agustus 2020 yakni dua kali lipat dari bulan ini.

"Kita sudah punya dua mitra industri yang sudah mendapatkan izin edar dari Kemenkes."

"Bulan ini kami targetkan bisa memproduksi 200 ribu unit, tapi bulan depan kita pastikan sudah bisa 400 ribu unit," ungkapnya.

Bambang PS Brodjonegoro
Bambang PS Brodjonegoro (KONTAN/F SIMBOLON)

Ia berharap, alat rapid test bisa segera diproduksi massal dan digunakan untuk penanganan Covid-19 di Indonesia.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved