Kamis, 28 Mei 2026

51 Pedagang di Jakarta Positif COVID-19, Tersebar di 6 Pasar Ini

"Data pedagang pasar terdampak COVID-19 di Jakarta 51 orang," kata Reynaldi Sarijowan, Ketua Bidang Infokom DPP IKAPPI saat dikonfirmasi.

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
ILUSTRASI Pasar 

"Hasilnya sudah keluar, dua orang dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan swab test," ujar Dicky ketika dikonfirmasi wartawan, Senin lalu.

Sebelumnya, sebanyak 20 pedagang Pasar Perumnas Klender, Jakarta Timur dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab test.

Mereka kemudian dirawat di Rumah Sakit Duren Sawit.

Munculnya pedagang yang positif di sejumlah pasar ini dikhawatirkan membentuk klaster baru pasien Covid-19.

Selain itu, penularan di area pasar yang menjadi tempat berkumpul warga bisa berpotensi menyebabkan lonjakan kasus pada PSBB transisi.

Tes Covid-19 di pasar diperbanyak

Pascatemuan pedagang yang positif Covid-19, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat berencana memperbanyak pemeriksaan di pasar-pasar yang berada di wilayahnya.

Wali kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara menjelaskan, rencananya pemeriksaan seperti rapid test hingga swab test massal di area pasar akan dilakukan secara berkala.

Menurut dia, langkah ini perlu dilakukan agar penyebaran SARS-CoV-2 bisa dikendalikan dan tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19.

Pemeriksaan terkait Covid-19, lanjut Bayu, sebetulnya sudah mulai dilakukan di sejumlah pasar di Jakarta Pusat.

Namun, kedepannya akan terus dilaksanakan dengan menyasar pasar di lokasi lain.

“Di Pasar Sabeni, Pasar Thamrin (sudah) kami lakukan, Kemudian juga kemarin di pasar Serdang kami lakukan juga. Kemudian beberapa pasar, kita akan laksanakan juga di pasar Nangka, Kemayoran,” kata Bayu Senin sore.

Bayu berpandangan, pasar menjadi salah satu lokasi yang perlu mendapat perhatian khusus pada masa pandemi Covid-19.

Sebab, pasar menjadi salah satu titik berkumpulnya masyarakat dan berpotensi terjadi penularan.

"Covid-19 ini (menyebar) karena perkumpulan sebenarnya. Tempat-tempat yang kumpul banyak itu kan perlu menjadi perhatian kita, termasuk pasar.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved