Tahun Ajaran Baru Mulai Juli, Sekolah di Zona Hijau Dibuka, Zona Kuning & Merah Tetap Belajar Online

Kepastian soal tahun ajaran baru ini sekaligus menjawab terkait permintaan pengunduran tahun ajaran baru 2020/2021 ke bulan Januari 2021.

KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTY
ILUSTRASI Anggota Sosialisasi 4 pilar kebangsaan kepada para siswa SMA Negeri 1 Ambon, di sekolah tersebut, Rabu (12/2/2020) 

TRIBUNAMBON.COM - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai 13 Juli 2020.

Kepastian soal tahun ajaran baru ini sekaligus menjawab terkait permintaan pengunduran tahun ajaran baru 2020/2021 ke bulan Januari 2021.

"Kenapa Juli? Memang kalender pendidikan kita dimulai minggu ketiga bulan Juli dan berakhir Juni. Itu setiap tahun begitu," kata Plt. Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah Kemendikbud, Hamid Muhammad dalam telekonferensi di Jakarta, Kamis (28/5/2020), dikutip dari Kompas.com.

Meski tahun ajaran baru dimulai bulan Juli nanti, namun hal ini bukan berarti siswa kembali belajar di sekolah.

Sebab saat ini pandemi virus corona juga masih berjalan dan pemerintah juga tengah mengatasi hal itu.

Terkait kembalinya siswa untuk belajar di sekolah ini, akan terus dikaji berdasar rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

 

Alasan Dimulai Bulan Juli

Hamid menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa tahun ajaran baru tetap dimulai pada bulan Juli.

Diantaranya yakni terkait sinkronisasi dengan hal yang saat ini telah berjalan.

Menurut Hamid, memundurkan permulaan tahun ajaran baru akan mempengaruhi masa jenjang antar sekolah.

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved