Virus Corona
Lebih dari 12 Hari, Brunei Darussalam Tidak Ada Penambahan Kasus Baru COVID-19
Brunei Darussalam menandai hari ke-12 tidak ada penambahan kasus baru infeksi COVID-19.
Menteri Kesehatan mengatakan ada 97 orang yang sedang menjalani karantina.

Isolasi demi memutus rantai penyebaran COVID-19 ini tertuang dalam Undang-Undang Penyakit Menular (Bab 204).
Sejauh ini sudah ada 2.582 warga Brunei yang menyelesaikan karantinanya.
Selama 24 jam terakhir, ada 222 sampel diuji untuk virus SARS-CoV-2.
Negeri Petro Dolar ini, telah melakukan tes COVID-19 sebanyak 17.636.
Tes ini terhitung dilakukan sejak Januari hingga Mei 2020.
Pada laman resminya, pihak Kemenkes mengatakan sudah ada 169.212 orang yang mendaftar Aplikasi Bruhealth.
Bruhealth merupakan sebuah aplikasi kesehatan yang diluncurkan pemerintah Brunei.
Meski kondisi terbilang sudah terkendali, pemerintah tetap menghimbau bisnis yang melibatkan interaksi untuk mematuhi anjuran kesehatan.
Bisnis yang dimaksudkan adalah potong rambut, perawatan wajah, dan pijat.
Selain rajin membersihkan dan memakai masker serta sarung tangan, para pegiat bisnis diharuskan memberi jarak satu meter per-kursi pelanggan.
Bagi pelanggar aturan ini akan dikenakan denda sesuai undang-undang penyakit menular di negara ini.
(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Brunei Darussalam Tidak Ada Penambahan Kasus Baru Covid-19 dalam 12 Hari Lebih.