Virus Corona di Ambon

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pemkot Ambon Buka Pelayanan Berkas Administrasi Kependudukan Lewat WA

Imbas pandemi wabah virus corona juga mengubah sistem kerja pada instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon

(Kontributor TribunAmbon.com, Helmy)
Pegawai capil sedang lakukan pengurusan berkas kependudukan sebelum penutupan pelayanan akibat COVID 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, helmy

TRIBUNAMBON.COM - Imbas pandemi wabah virus corona juga mengubah sistem kerja pada instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon di mana ASN diizinkan untuk bekerja dari rumah saja.

Bukan hanya sistem kerja ASN yang berubah, sistem kerja pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga turut terdampak akibat wabah virus ini.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Ambon Selly Haurissa saat dihubungi Tribunambon.com Kamis, (14/5/20).

Dia mengatakan sistem kerja pada Dinas yang dipimpinnya berubah lantaran wabah Covid-19 di Kota Ambon di mana mengharuskan warga yang ingin melakukan pengurusan berkas administrasi kependudukan (adminduk) harus melalui WhatsApp (WA).

"Kalau pelayanan tidak lewat WA kami tidak layani. Pelayanan sesuai dengan nomor WA," jelasnya.

Dia menjelaskan untuk menghindari penyebaran virus corona di Disdukcapil Ambon lantaran pelayanan administrasi kependudukan tak pernah sepi, maka diputuskan seluruh pelayanan di Kantor tersebut ditiadakan dan dialihkan ke pelayanan melalui pesan singkat WhatsApp.

Dan walaupun dilakukan melalui WA, akuinya, pelayanan adminduk bagi masyarakat jalan setiap hari. Hal tersebut dikarenakan nomor WA pelayanan sudah pihaknya cantumkan di depan kantor.

"Kami cantumkan nomor WA di depan kantor, nanti mereka masing-masing kirim sesuai mereka punya kebutuhan mau buat akta kelahirankah, kematiankah, Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun Kartu Keluarga (KK)," tuturnya.

Masyarakat yang akan melakukan pelayanan lewat WA lanjutnya harus mendaftar pada hari yang telah ditentukan pihaknya. Biasanya masyarakat sampaikan berkas pada hari Senin, Selasa pihaknya kerja hari Rabu dibagi begitupun dengan hari selanjutnya.

"Cuma kalau hari libur, kita tidak kerja. Kalau ada berkas yang sudah selesai dikerjakan bisa dibagi tapi kalau belum nanti hari Senin baru bagi. Pembagiannya hari Rabu dan Jumat," tambahnya

Haurissa mengungkapkan, pelayanan adminduk tidak banyak seperti biasanya dan pihaknya juga sudah melalukan pelayanan WA sehingga masyarakat tidak perlu ke kantor.

Masyarakat ke kantor hanya yang berkasnya sudah selesai dikerjakan.

"Berkasnya sudah kita kerja jadi mau kerja sampai jam berapapun baru kita pulang. Kita punya jam kerja dari jam 10.00 sampai jam 14.00 WIT. Pelayanan tidak terlalu banyak dan kemarin paling banyak pembuatan kartu keluarga, karena mereka mau dapat bantuan," tutup dia. (10/5/20).

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved