VIRAL Reemar Martin Seleb TikTok Filipina Diserang Netizen Indonesia hingga Merembet ke Fans BTS

Diketahui, ada beberapa alasan nama Reemar Martin menjadi bulan-bulanan hujatan netizen Indonesia.

INSTAGRAM/@rreemar_
Klarifikasi Reemar Martin Saat Fansnya Disebut Report Akun BTS: Saya Tidak Benci BTS 

Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Malang Yudi Suharsono, M.Si memberikan tanggapannya.

Menurut Yudi, sapaannya, faktor para netizen membully Reemar disebabkan belum adanya kematangan diri dari yang bersangkutan.

Pasalnya, seseorang yang menggemari dan membenci suatu hal harus memahami tingkat batasannya.

"Faktornya terdapat pada kematangan diri yang bersangkutan."

"Artinya seseorang yang menjadi gemar atau benci pada suatu hal, harusnya mengingat kembali pada batasnya," ujar Yudi saat dihubungi Tribunnews, Rabu (29/4/2020).

Dosen Fakultas Psikologi itu menuturkan, orang yang berlebihan membully public figure bisa dikatakan belum dewasa.

"Kalau orang dewasa harusnya bisa membedakan, menempatkan mana yang harus dilakukan secara proporsional dan tidak berlebih," ungkapnya.

Yudi menilai, tindakan menyerang public figure secara berlebihan, bisa jadi karena adanya faktor kepribadian yang mempengaruhi.

"Kalau sudah berlebih pasti ada sesuatu yang tidak pas atau salah pada dirinya."

"Bisa jadi itu kepribadiannya dia, seperti memiliki sindrom tertentu," tutur dia.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved