Breaking News:

Modus Dukun Aborsi Palsu Cabuli Pelanggan, Tipu Korban Harus Hubungan Intim 3 Kali agar Bayi Keluar

Korban NS (20) dipaksa tiga kali berhubungan intim dengan tersangka ini dengan alasan agar janin yang ada di dalam kandungannya bisa keluar.

Editor: Fitriana Andriyani
Tribunsumsel.com/M Ardiansyah
Korban NS (20) dipaksa tiga kali berhubungan intim dengan tersangka ini dengan alasan agar janin yang ada di dalam kandungannya bisa keluar. 

Alasannya, agar janin yang ada di dalam kandungan korban bisa keluar setelah berhubungan intim sebanyak tiga kali.

Tersangka mengungkapkan, setelah berhubungan intim sebanyak tiga kali dengannya, korban diminta pulang ke rumah.

Pemuda 17 Tahun Cabuli 6 Perempuan hingga Satu Korban Hamil, Selalu Gunakan Modus yang Sama

Pria Cabuli 7 Bocah Anak Tetangga, Korban yang Berumur 6-9 Tahun Diiming-imingi Uang Rp 10 Ribu

"Saya belum pernah mengobati orang sama sekali. Karena ada teman yang menawarkan dan korban setelah bertemu meminta saya makanya saya berpikir. Ada kesempatan di situ," ungkapnya.

Korban SN saat di Polsek Sukarami mengungkapkan, ia mau berobat untuk mengugurkan janin yang ada di dalam kandungannya setelah diminta pacarnya.

Dukun tersebut juga dari sang pacar yang mengaku bisa menggugurkan janin.

"Sudah sempat menolak ajakan pelaku saat berhubungan badan dengan cara berontak. Namun aku diancam kalau cerita dengan pacar atau orang maka akan dibunuhnya. Jadi aku pasrah dan ikut kemauannya," kata korban SN.

SN mengaku, sudah dua bulan mengandung sehingga memutuskan untuk menggugurkan janin yang ada di kandungannya.

Namun bukannya menggugurkan kandungan tetapi ia malah diajak untuk berhubungan intim.

"Katanya ritualnya seperti itu. Tetapi aku tidak yakin dan aku tidak mau. Dari situ dia mengancam aku mau membunuh," ungkapnya.

Kapolsek Sukarami Palembang Kompol Irwanto melalui Kanit Reskrim Iptu Hermansyah menuturkan, pihaknya menangkap tersangka pencabulan dengan modus berpura-pura sebagai dukun yang bisa menggugurkan kandungan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved