Setelah Pesta Miras, Pemuda di Maluku Tengah Dianiaya Hingga Tewas

Naas nasib RM, pemuda 22 tahun asal desa Tulehu, Maluku Tengah itu akhirnya tewas usai dianiaya temannya sendiri.

ISTIMEWA
Ilustrasi mayat di kamar mayat 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM  - Naas nasib RM, pemuda 22 tahun asal desa Tulehu, Maluku Tengah itu akhirnya tewas usai dianiaya temannya sendiri.

Sebelum dianiaya, korban dan pelaku sempat berpesta miras di kawasan wisata Batu Kuda.

"Aparat Polsek Salahutu menerima laporan dari ayah korban, lantas petugas langsung ke rumah sakit untuk melihat kondisi korban," ungkap Kabid Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, Jumat sore (03/04/20).

Lantas pelaku berinisial AFB langsung diamankan, termasuk delapan orang saksi untuk dimintai keterangan oleh Penyidik Unit Reskrim Polsek Salahutu.

Dari keterangan saksi diketahui, kejadian penganiayaan terjadi dikawasan batu kuda, perbatasan Desa Tulehu dan Tenga-Tenga, Rabu (01/04/20).

Kejadian berawal dari pesta miras yang dilakukan pelaku, korban dan teman-temannya.

Setelah pesta, korban hendak pulang ke rumahnya, namun karena mabuk berat, korban langsung berbaring di semak-semak, tidak jauh dari tempat mereka meneguk miras jenis sopi itu.

Beberapa saat kemudian, pelaku dan saksi yang juga hendak pulang mendapati korban yang tengah tergeletak.

Korban lantas dipukul lantaran tidak mengindahkan pelaku yang memintanya pulang kerumah.

Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved