7 Pasien Baru Positif Corona Tak Terdeteksi di Bandara hingga Lolos Thermal Scanner

Achmad Yurianto mengakui para pasien imported case di bandara tak terdeteksi menunjukkan gejala Covid-19 karena mereka tidak mengalami demam tinggi.

freepik
ilustrasi corona 2 

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah mengumumkan tujuh kasus baru positif virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Ketujuh kasus itu merupakan imported case atau pasien terjangkit corona di luar negeri.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto mengakui para pasien imported case saat tiba di bandara tak terdeteksi menunjukkan gejala Covid-19.

Hal ini dikarenakan mereka tidak mengalami demam tinggi sehingga lolos pemeriksaan di bandara.

"Beberapa waktu yang lalu sudah saya katakan bahwa dengan kemudian kondisi penyakit sebagian besar ringan sedang.

"Maka dia masuk dalam kondisi tidak panas terlalu tinggi dan tidak akan terdeteksi oleh thermal scan," kata Yuri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (11/3/2020), dikutip Kompas.com.

Ilustrasi pasien virus corona (kiri), Jubir Pemerintah Indonesia, Achmad Yurianto (kanan)
Ilustrasi pasien virus corona (kiri), Jubir Pemerintah Indonesia, Achmad Yurianto (kanan) (China Daily, Tribunnews.com/Fransiskus Adhiyuda)

Yurianto menjelaskan para pasien imported case saat tiba di Indonesia diberikan health card.

Kartu itu diberikan kepada pendatang yang berasal dari negara terpapar virus corona.

Sementara itu, ia mengatakan umumnya pasien imported case jika merasakan gejala langsung memeriksaan diri ke rumah sakit.

"Maka pada saat mereka merasakan tidak enak badan, mereka menandatangani beberapa rumah sakit dan kemudian menunjukan kartu itu. Itu menjadi upaya deteksi kita," ucap Yurianto.

Halaman
1234
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved