Kamis, 9 April 2026

Siap Menghadapi Ujian Nasional 2020? Simak Kisi-kisi SMA Jurusan IPA, Mata Pelajaran Kimia

Ujian Nasional ( UN) 2020 jenjang SMA/Sederajat bakal segera diselenggarakan pada akhir Maret 2020, untuk itu siswa kelas XII harus belajar dengan ra

Shutterstock
Ilustrasi Ujian Nasional 

TRIBUNAMBON.COM - Ujian Nasional ( UN) 2020 jenjang SMA/Sederajat bakal segera diselenggarakan pada akhir Maret 2020, untuk itu siswa kelas XII harus belajar dengan rajin.

Agar bisa dapat memberi hasil maksimal, maka siswa harus belajar kisi-kisi UN Tahun Pelajaran 2019/2020 dari Badan Standar Nasional Pendidikan ( BSNP).

Jika sebelumnya Kompas.com telah menyampaikan kisi-kisi mata pelajaran (mapel) Kimia jurusan IPA untuk level kognitif pengetahuan dan pemahaman, serta level aplikasi, kini akan disampaikan dari level kognitif penalaran.

Level penalaran

Pada level kognitif penalaran, siswa harus menganasilis, mengorganisasi, mengatribusikan (menentukan sudut pandang), memeriksa/menguji, menilai/mengkritik, merumuskan/ menentukan hipotesa, merencanakan/mendesain, mengkonstruksi/memproduksi, menyarankan.

Lingkup materi

1. Kimia dasar

Siswa mampu menggunakan nalar berkaitan dengan:

  • metode ilmiah, hakikat dan peran ilmu kimia, keselamatan dan keamanan di laboratorium (pengenalan dan penggunaan alat-alat laboratorium).
  • model dan struktur atom (Dalton, Thompson, Bohr, dan mekanika gelombang).
  • konfigurasi elektron (Bohr dan mekanika gelombang).
  • letak unsur (golongan dan periode) dalam SPU.
  • tata nama senyawa organik dan anorganik.
  • persamaan dan penyetaraan reaksi kimia.
  • hukum-hukum dasar kimia (termasuk hukum gas ideal dan non ideal / RTP), konsep mol dan perhitungan kimia.
  • konversi satuan zat (molaritas, molalitas, fraksi mol, % massa atau volume, bpj).

Catatan: (materi bisa dalam konteks kehidupan sehari-hari/industri).

Siap Hadapi Ujian Nasional? Simak 5 Hal Terkait UN Perbaikan, Cara Pendaftaran hingga Pelaksanaan

2. Kimia analisis

Siswa mampu menggunakan nalar berkaitan dengan:

  • prinsip pemisahan atau pemunian campuran yang tepat dilakukan (destilasi, kristalisasi, sublimasi, kromatografi, dekantasi, magnetisasi, dan lain-lain) dalam kehidupan sehari-hari.
  • sifat larutan berdasarkan daya hantar listriknya (non-elektrolit dan elektrolit: lemah dan kuat).
  • konsep kekuatan asam (atau basa) serta kesetimbangan pengionannya dalam larutan (jika dipengaruhi ion senama atau pengenceran).
  • data hasil berbagai jenis titrasi asam-basa (dikembangkan ke titrasi redoks: penentuan kadar vit. C, kadar glukosa darah, oksigen terlarut, bilangan iodin, dan lain-lain) Kesetimbangan ion dalam larutan garam dan menghubungkan pH-nya.
  • hidrolisis garam (pH, reaksi kesetimbangan hidrolisis yang dikembangkan pada hidrolisis ester/trigliserida/disak arida/dipeptida atau lebih pada suasana asam atau basa).

Catatan: (materi bisa dalam konteks kehidupan sehari-hari/industri).

3. Kimia fisik

Siswa mampu menggunakan nalar berkaitan dengan:

  • termokimia (pengertian perubahan entalpi reaksi pada tekanan tetap; reaksi eksotermik dan endotermik; menghitung ?H melalui; kalorimeter, tabel, hukum Hess, data energi ikatan rata-rata.
  • laju reaksi (pengertian laju reaksi; faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi menggunakan pendekatan teori tumbukkan; kurva tingkat energi (?H) dengan dan tanpa katalis; menentukan orde dan persamaan hukum laju reaksi melalui percobaan.
  • kesetimbangan Kimia: pengertian kesetimbangan dan hubungan kuantitatif pereaksi dan hasil reaksi; faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran arah kesetimbangan (prinsip Le Chatelier) dan penerapannya dalam industri.
  • pengelompokkan berbagai tipe sistem koloid, kegunaan koloid berdasarkan sifat-sifatnya dalam kehidupan sehari-hari.
  • mengidentifikasi fenomena sifat koligatif larutan dalam kehidupan sehari-hari.
  • membedakan sifat koligatif larutan elektrolit dan non elektrolit.
  • persamaan reaksi & penyetaraannya redoks (dikembangkan hingga persamaan reaksi redoks biologis, misal: reaksi pada siklus krebs dan lain-lain).
  • prinsip kerja sel volta dan kegunaannya.
  • faktor-faktor penyebab korosi dan pencegahannya.
  • prinsip kerja sel elektrolisis dan penerapannya dalam industri.
  • penerapan stoikiometri reaksi redoks dan hukum Faraday dalam industri.

Catatan: (materi bisa dalam konteks kehidupan sehari- hari/industri).

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved