Ria Irawan Meninggal Dunia

Ria Irawan Meninggal Dunia, Melly Goeslaw: Sekarang Udah Gak Sakit Lagi Ya Ri

Kabar Ria Irawan meninggal dunia tampaknya menjadi pukulan untuk sang sahabat, Melly Goeslaw.

Ria Irawan Meninggal Dunia, Melly Goeslaw: Sekarang Udah Gak Sakit Lagi Ya Ri
Instagram @riairawan dan melly_goeslaw
Ria Irawan dan Melly Goeslaw 

Kini jenazah Ria Irawan segera dibawa ke rumah duka di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk disemayamkan.

Dikabarkan meninggal dunia, berikut rekam jejak karier dan kisah cinta Ria Irawan dirangkum TribunJakarta:

Kisah Cinta Ria Irawan

Ria Irawan telah dipersunting oleh mantan asisten pribadinya, Mayky Wongkar.

Sejak 11 tahun yang lalu, Mayky Wongkar sudah mengabdi sebagai seorang asisten pribadi Ria Irawan yang setia mendampinginya.

Bak istilah Jawa, "trisno jalaran saka kulina" (cinta tumbuh karena sering bersama), sang asisten pribadi pun memberanikan diri melamar Ria Irawan.

Dilansir dari Tribunnews, lamaran Mayky Wongkar beberapa kali ditolak Ria Irawan lantaran saat itu ia tengah mengidap kanker getah bening.

Saat Ria Irawan tengah menjalani kemoterapi dan pengobatan kanker lainnya, sang asisten pribadilah yang senantiasa mendampinginya.

Pria yang 12 tahun lebih muda dari Ria Irawan itupun mulai menaruh ketertarikan pada perempuan yang kini berusia 49 tahun itu.

Menurut pengakuan Mayky Wongkar, lamarannya beberapa kali ditolak oleh sang artis.

Namun hal itu tidak menyurutkan niatnya dan tetap setia mendampingi Ria Irawan.

Dilansir dari wikipedia, Chandra Ariati Dewi Irawan adalah aktris berkebangsaan Indonesia.

Dia adalah putri dari aktor senior Bambang Irawan (Jawa) dan aktris senior Ade Irawan (Minang).

Ria Irawan meninggal dunia
Ria Irawan meninggal dunia (Instagram @riairawan)

Rekam Jejak Karier

Lahir sebagai bungsu dari lima bersaudara pasangan Bambang Irawan dan Ade Irawan yang kala itu tengah naik daun, membuat Ria mendapat sorotan sejak kelahirannya.

Karena besar di lingkungan film, bahkan ayahnya memiliki perusahaan film Agora, Ria tertarik dengan dunia perfilman sejak masih kecil.

Pada usia empat tahun, Ria telah menjadi figuran dalam film Sopir Taxi (1973), yang dibintangi Bambang Hermanto dan Dien Novita.

Kemudian Ria mendapat lagi peran sebagai figuran dalam film Belas Kasih, kali ini figuran dengan dialog.

Setelah itu, Ria juga bermain dalam film Fajar Menyingsing (1975) bersama Erwin Gutawa, Chicha (1976) bersama Chicha Koeswoyo yang kala itu sedang tenar, Siulan Rahasia (1977), Istriku Sayang Istriku Malang (1977), Nakalnya Anak-Anak (1980) hingga aktingnya yang membuat banyak orang terpikat pada film Kembang Kertas (1984).

Berkat perannya di film Bila Saatnya Tiba (1985), Ria meraih nominasi Festival Film Indonesia 1986 sebagai Aktris Pendukung Terbaik.

Ria berhasil memenangkan Piala Citra lewat film yang juga dibintangi oleh Mathias Muchus dan Meriam Bellina, yakni Selamat Tinggal Jeanette (1987) sebagai Pemeran pendukung wanita Terbaik di FFI 1988.

Di Festival Film Indonesia 2006 dirinya kembali mendapat nominasi Aktris Pendukung Terbaik lewat film Berbagi Suami (2006).

Sang Suami Sebut Ria Irawan Meninggal Dunia Saat Adzan Subuh

Tarik Suara

Ria juga merambah dunia tarik suara.

Kesempatan rekaman datang untuk membuat album keroyokan bersama kelompok yang diberi nama Japras, yang terdiri dari, antara lain Ully Artha,Debby Cintia Dewi,Wieke Widowati,Rini S, Bono, Nurul Arifin, Ita Mustafa, Ani Kusuma, Eva Arnaz, dan Rima Melati.

Album ini meledak dan laris di pasaran.

Ria juga merekam dua album dangdut bersama Rano Karno, Hiasan Mimpi dan Sorga Dunia, serta album pop Setangkai Anggrek Bulan dan Di Antara Hatiku Hatimu.

Ria juga pernah membentuk trio bersama Nurul Arifin dan Ita Mustafa. Tak cukup menjadi penyanyi, Ria juga menjadi produser untuk albumnya yang berjudul Untuk Kamu bekerja sama dengan Deddy Dhukun.

Ria kemudian membuat album duet dengan Melissa, penyanyi Malaysia.

Selain menyanyi, Ria juga menjajal profesi fotogafi dan penyutradaraan videoklip.

Ria pernah menggarap klip Anggun C. Sasmi serta penyanyi lainnya.

Kemampuan fotografi Ria meningkat setelah diarahkan oleh fotografer Ken Sanjaya dan Drigo L. Tobing.

Ria juga pernah bekerja sama dengan Jay Subijakto yang saat itu menjadi kekasihnya, serta Rizal Mantovani yang juga sempat menjadi kekasihnya.

Selama di Milan, yang juga tempat kakaknya, Dewi tinggal bersama suaminya, Ria mengambil kuliah desain grafis.

Selama di 'perantauan', Ria beberapa kali mudik, bahkan sempat membintangi film Kuldesak. Tahun 1996, Ria memutuskan kembali ke Indonesia. Namun niat itu berubah kala transit di Singapura.

Ria pun memutuskan tinggal sementara di sana. Setelah enam bulan, Ria benar-benar kembali ke Indonesia.

Beragam tawaran syuting dan wawancara serta pemotretan langsung menghampiri.

Beberapa sinetron yang kemudian dibintanginya antara lain, Cintailah Daku, Debu Tertiup Angin, Melompati Angin, Bidadari yang Terluka, dan Canting.

Kembali ke Layar Lebar

Ria kembali ke layar lebar dengan membintangi Biola Tak Berdawai.

Berkat perannya sebagai Renjani, Ria mendapat gelar The Best Actress dalam ajang Festival Film Asia Pasific di Iran pada 2003.

Sule Beberkan Hubungannya dengan Suami Baru Lina, Sebut Tak Ada Komunikasi

Kehidupan pribadi

Pada pertengahan tahun 1990, Ria menjadi bahan pemberitaan negatif setelah Rivaldi Sukarno ditemukan meninggal akibat overdosis di rumahnya.

Akibat kasus ini, Ria harus 'mengasingkan' diri ke luar negeri.

Pada tahun 1990, Ria kembali bikin kehebohan dengan berita pernikahannya dengan Yuma, seorang pengusaha dan berstatus duda.

Mereka menikah pada tanggal 5 April 1997. Sayang pernikahan ini tak bisa bertahan lama.

Desember 1999, mereka memutuskan bercerai, kendati berbagai upaya mempertahankan biduk rumah tangga telah mereka tempuh.

Pada tahun 2009, Ria didiagnosis mengidap kanker getah bening, iapun menjalani pengobatan medis di Jakarta.

Ria juga harus mengorbankan rambutnya untuk menjalani kemoterapi.

Setelah 17 tahun menjanda, Ria kembali menikah dengan Mayky Wongkar, yang merupakan asisten pribadinya sendiri pada 23 Desember 2016.

Daftar Karya:
Film
1973 Sopir Taksi 
1973 Belas Kasih
1975 Fajar Menyingsing 
1976 Chicha 
1976 Cinta Abadi 
1977 Istriku Sayang Istriku Malang
1977 Siulan Rahasia 
1979 Dari Mata Turun ke Hati
1979 Ira Maya dan Kakek Ateng 
1979 Ira Maya Si Anak Tiri 
1980 Darna Ajaib 
1980 Nakalnya Anak-anak 
1981 Jangan Ambil Nyawaku 
1984 Kembang Kertas
1985 Bila Saatnya Tiba 
1985 Gejolak Kawula Muda 
1986 Ibunda 
1987 Lupus I 
1987 Lupus II 
1987 Selamat Tinggal Jeanette 
1988 Anak-anak Gass...
1988 Suami 
1989 Adikku Kekasihku 
1990 Mutiara di Khatulistiwa 
1991 Peluk Daku dan Lepaskan 
1991 Sekretaris Hadi Poernomo 
1993 Tabir Biru 
2003 Biola Tak Berdawai 
2004 Impian Kemarau 
2005 Belahan Jiwa 
2005 Janji Joni 
2006 Berbagi Suami 
2007 Quickie Express 
2008 May 
2008 Cinlok 
2008 Cinta Setaman 
2009 Ai Lop Yu Pul 
2010 Madame X 
2011 Arisan! 2 
2013 Romantini 
2015 Bulan di Atas Kuburan 
2019 Kuambil Lagi Hatiku

Sinetron
Pelangi di Hatiku (1994)
Lika Liku Laki Laki (1995)
Bidadari yang Terluka (1997)
Rahasia Ilahi
Khayalan Tingkat Tinggi
Iman
Tante Tuti
Bunga Malam (2006)
Segalanya Cinta
Jagoan Sliat

Lagu
Hatiku Hatimu (Duet Dengan Rano Karno)
Setangkai Bunga Anggrek (Duet Dengan Rano Karno)
Hatiku Bagai Tertusuk Duri
Cahaya Ilahi (Duet Dengan Opick) Billboard Indonesia/Purnama Record format VCD (Januari 2015)

Data diri: 
Nama: Ria Irawan
Nama lahir: Chandra Ariati Dewi Irawan
Instagram: @riairawan

Lahir:Jakarta, Indonesia, 24 Juli 1969
Pekerjaan: Aktris, penyanyi, presenter
Tahun aktif: 1973 - sekarang
Pasangan: 
Yuma Wiranatakusumah (k. 1997; c. 1999) 
Mayky Wongkar (k. 2016)
Orang tua: 
Bambang Irawan 
Ade Irawan

(TribunAmbon.com/Sinatrya) (TribunJakarta/Kurniawati Hasjanah ) 

Penulis: sinatrya tyas puspita
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved