Manusia Gorong-gorong yang Viral Akhirnya Dapat Penghargaan, Sang Ibu Salah Paham: Uha Jangan Dibui

Uha, manusia gorong-gorong yang viral akhirnya mendapat penghargaan dari pemerintah setempat. Sang ibu histeris mengira Uha ditangkap untuk dibui.

Manusia Gorong-gorong yang Viral Akhirnya Dapat Penghargaan, Sang Ibu Salah Paham: Uha Jangan Dibui
Kolase Twitter @juliuzickboy/Kompas.com
Uha, manusia gorong-gorong yang viral akhirnya mendapat penghargaan dari pemerintah setempat. Sang ibu histeris mengira Uha ditangkap untuk dibui. 

TRIBUNAMBON.COM - Balai Pertemuan RW003 Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, mendadak ramai pada Senin (30/12/2019), lantaran pemberian apresiasi kepada Uha (42), setelah aksinya 'nyemplung' ke dalam gorong-gorong yang dipenuhi air kotor viral di media sosial.

Pantauan Kompas.com, di tengah-tengah kegiatan tersebut, seorang wanita tua bernama Ikah (60) yang diketahui sebagai ibu kandung dari Uha, berteriak histeris sambil menangis ketika diajak ke Balai Pertemuan Warga.

"Naha teu bebeja ka emak (kenapa tidak kasih tahu emak)," ujar Ikah.

Melihat kondisi demikian, Uha yang dijuluki manusia gorong-gorong itu langsung mendekap tubuh Ikah yang gemetaran karena ketakutan di tengah kerumunan warga.

Viral Video Pria Rela Masuk Gorong-gorong Demi Atasi Banjir, Berkelakar Sebut Air Rasa Stroberi

Viral Penemuan Kerangka Manusia di Septic Tank, Ayu Selisa Hilang Sejak 2009 Lalu

Ikah yang salah paham mengaku khawatir anaknya terlibat dalam tindakan kriminal.

"Uha jangan dibui, nanti emak sama siapa," ucapnya.

Setelah hampir 30 menit, Ikah akhirnya bisa tenang setelah diberi pengertian oleh anaknya.

"Moal emak, Uha mah teu ngabangsat, teu maling. Uha bade meunang rejeki, engke rejekina buat emak (enggak emak, Uha tidak nyolong, tidak maling. Uha mau dapat rejeki, nanti rejekinya buat emak semua)," ujar Uha menenangkan ibunya sambil menangis.

Lurah Cikutra Asri Desiyani yang juga ikut menenangkan Ikah menjelaskan, jika anaknya tidak berbuat kriminal dan tidak akan ditangkap.

"Ibu Ikah berpikir Pak Uha akan ditangkap. Tapi saya bilang ke Ibu Ikah kalau Pak Uha berprestasi, mau dikasih penghargaan dari kelurahan, kecamatan, dan Pak Wali Kota," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved