Teriak Bilang Sayang ke Mahasiswa, Kisah Perempuan Ditahan Macet saat Demo

Fitri membuka kaca mobilnya begitu melihat ada lautan massa mahasiswa berada di dalam tol lingkar dalam. Ia tak mampu menahan tangis.

Teriak Bilang Sayang ke Mahasiswa, Kisah Perempuan Ditahan Macet saat Demo
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pelajar bersitegang dengan personel brimob saat aksi mendesak DPR membatalkan revisi UU KUHP dan UU KPK di Palmerah, Jakarta, Senin (30/9/2019). Aksi tersebut berakhir ricuh 

TRIBUNAMBON.COM - Fitri membuka kaca mobilnya begitu melihat ada lautan massa mahasiswa berada di dalam tol lingkar dalam.

Ia menyapa para mahasiswa yang telah memasuki jalan tol.

Fitri memberi dukungan kepada mahasiswa yang turun ke jalan sambil menahan tangisnya.

Berita Populer Hari Ini, Cabul 285 Kali dalam 2 Tahun - Wanita Acungkan Jari saat Hubungan Mesum

Nadanya terlihat bergetar saat menyalami mereka.

Perempuan yang hendak menuju Tangerang dari Purwakarta itu pun disambut tepuk tangan oleh mahasiswa.

"Jangan patah semangat! Semangat! Aku sayang kalian semua. Jangan anarkis! Kita semua bersaudara," teriak perempuan berkacamata itu lagi ke arah massa mahasiswa.

Sementara ini pantauan Wartawan TribunJakarta.com (Grup Tribunnews.com) pukul 17.09 WIB, lalu lintas di Tol Dalam Kota dalam kondisi macet.

Fitri, seorang penumpang di dalam mobil yang terjebak macet memberikan semangat ke arah mahasiswa pada Senin (30/9/2019).
Fitri, seorang penumpang di dalam mobil yang terjebak macet memberikan semangat ke arah mahasiswa pada Senin (30/9/2019). (TribunJakarta/Satrio Sarwo Trengginas)

Pelajar lempar batu ke arah aparat

Pendemo di Jalan Tentara Pelajar di dekat Gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019) bikin rusuh.

Massa yang didominasi pelajar melemparkan botol air mineral dan batu ke arah barikade petugas Kepolisian.

Halaman
123
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved