Perjalanan Politik Gibran Jokowi, Bermula dari Masuk Bursa Cawali Kota Solo Sampai Daftar KTA PDIP
Inilah perjalanan politik Gibran Jokowi, bermula dari masuk bursa cawali Kota Solo sampai daftar menjadi anggota PDIP
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha | Editor: Fitriana Andriyani
TRIBUNAMBON.COM - Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin dekat dengan dunia politik.
Demikian terlihat saat berada di Kantor DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kota Solo hari ini Senin (23/9/2019) siang.
Seperti diberitakan TribunSolo.com, kedatangannya untuk mengurus pembuatan kartu tanda anggota (KTA) PDIP.
• Rusuh di Wamena - Pegawai Lompat dari Lantai 2 Supermarket yang Dibakar Massa
Gibran juga menanyakan prosedur pendaftaran sebagai calon wali kota dalam Pilkada Solo 2020.
Dalam hal itu, keterlibatan Gibran dalam dunia politik semakin tercium kuat.
Elektabilitas pemilik usaha Markobar dan Chilli Pari dalam dunia politik khususnya sebagai calon wali kota sudah mulai terendus sejak Juli 2019.
Yakni masuk dalam bursa cawali pilihan responden dalam hasil survei yang diterbitkan Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Solo.
Lain dari hal itu, inilah perjalanan politik Gibran anak Jokowi yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Masuk Bursa Cawali

Diberitakan Kompas.com, hasil survei Universitas Slamet Riyadi (Unisri), Solo pada Juli 2019 lalu, nama Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep masuk bursa calon wali kota Solo.
Tidak tanggung-tanggung, popular
itas Gibran dan adiknya, Kaesang disebut menyamai Wakil Wali Kota Solo Achmad Purnomo yang sudah menjabat dua periode, yakni sama-sama berada di angka 90 persen.
Bahkan popularitas kedua anak Presiden Joko Widodo mengalahkan popularitas orang ketiga di Kota Solo yaitu Ketua DPRD Teguh Prakosa.
Popularitas Kaesang 86 persen, di atas Teguh yang bertengger di 49 persen.
Menanggapi hasil survei tersebut, Gibran mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang menilai dirinya pantas untuk mecalonkan diri sebagai Wali Kora Solo priode 2020-2025.