Viral Sejarah Rumah Reyot di Antara Apartemen Eksekutif, Perasaan Pemilik Tolak Rp 3 M Anak Lulus S2
Berita viral sejarah rumah reyot di antara apartemen eksekutif, perasaan pemilik tolak Rp 3 M hingga anak lulus S2
Sejarah Rumah di Antara Gedung Apartemen
Wanita 64 tahun ini bercerita, sebelum adanya Apartemen Thamrin Executive Residence, lahan dekat rumahnya dahulu adalah tempat permukiman warga.
Bahkan, ada lapangan sepak bola yang biasa digunakan warga untuk berolahraga, bermain layangan, hingga bercengkerama dengan warga sekitar.
"Awalnya dua tiga rumah, lalu lama kelamaan menjadi 10 rumah lah dari pendatang, ada juga dari warga asli sini.
Rumahnya pun tak berdempetan, tapi agak jauh dari satu rumah ke rumah lainnya," kata Lies.
Namun, kenyamanan warga untuk tinggal pun direnggut oleh para preman yang meminta rumah warga untuk dijual dan pindah dari rumahnya.
Karena merasa tertindas dan tak nyaman akan tekanan para preman yang setiap hari mengganggu aktifitas warga, akhirnya satu per satu warga mulai menjual rumahnya ke pemilik apartemen.
Hingga akhirnya hanya tertinggal Lies yang masih mempertahankan rumahnya, hingga kini.
Tolak Uang Rp 3 M
Lies satu-satunya orang yang memilih untuk mempertahankan rumahnya.
Sebab ia memiliki banyak history dari rumah peninggalan nenek moyangnya itu.
Setiap kenangan yang ia miliki sejak dirinya kecil pun ada di rumah reyot nan usang itu.
Ditinggalkan oleh tetangganya satu per satu tak membuat semangat Lies luntur untuk mempertahankan rumah itu.
• Alasan Ria Sebar Gambar Video dan Foto Panas PNS Jabar, Urusan Asmara Menolak Diputus Mbak Cantik
Melihat para tetangganya mendapatkan hasil yang relative tinggi dari hasil menjual rumahnya, ia pun tak tergiur sedikit pun.
Malahan, ibu rumah tangga ini disebut-sebut pernah ditawarkan satu unit apartemen dan uang sebesar Rp 3 miiliar sebagai pengganti rumahnya yang akan dibeli oleh pihak pengelola.