Rabu, 29 April 2026

Mengapa Kisah KKN Desa Penari Bisa Sangat Viral dan Bikin Penasaran? Ini Penjelasan Para Ahli

Mengapa kisah horor cerita Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Penari masih kerap diperbincangkan warganet? Ini penjelasan pakar.

Tayang:
Editor: Fitriana Andriyani
twitter.com/SimpleM81378523
Mengapa kisah horor cerita Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Penari masih kerap diperbincangkan warganet? Ini penjelasan pakar. 

TRIBUNAMBON.COM - Kisah horor cerita Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Penari masih kerap diperbincangkan warganet. 

Banyak warganet penasaran dengan teka teki lokasi KKN di Desa Penari

Sejumlah orang bahkan sampai mendatangi lokasi-lokasi tertentu yang diduga menjadi lokasi KKN di Desa Penari

Fenomena apakah ini? 

Tribunnews menghubungi Pakar Kajian Budaya sekaligus Guru Besar Sastra Indonesia Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof Bani Sudardi.

Menurut Prof Bani, cerita semacam KKN Desa Penari memang ada di masyarakat.

Kampung Tengah Hutan Ditinggal Penghuni 10 Tahun Lalu, Lokasi Baru Diduga Latar KKN di Desa Penari

Makin Kuat Lokasi yang Dikisahkan KKN di Desa Penari, Tegas Mbah Mijan hingga Terbit Novel

Prof Bani menuturkan, cerita tersebut tergolong ke dalam folklor.

"Itu memang bagian dari budaya. Religi, masuk golongan folklor sebagian lisan," kata Prof Bani, ketika dihubungi Tribunnews via pesan instan Whatsapp, Kamis (6/9/2019). 

Akun SimpleMan mengaku menyesal dan kesalahannya setelah cerita KKN di Desa Penari, viral di media sosial.
Akun SimpleMan mengaku menyesal dan kesalahannya setelah cerita KKN di Desa Penari, viral di media sosial. (Tangkap Layar YOUTUBE/Raditya Dika)

Profesor Ilmu Budaya itu melanjutkan, folklor terdiri dari tiga jenis.

Tiga jenis folklor tersebut yaitu folklor lisan, sebagian lisan, dan bukan lisan.

Pada folklor lisan, terdiri dari mitos, legenda, dongeng, lagu, bahasa, teka teki, kata bijak, dan sebagainya.

Folklor sebagian lisan terdiri dari festival, drama, tradisi, pesta, dan takhayul atau kepercayaan rakyat.

Sementara itu, folklor bukan lisan terdiri makanan, bangunan, pakaian, kraft, dan hiasan.

"Folklor di KKN termasuk kepercayaan rakyat," ujar Prof Bani.

Viral karena Cerita Horor Bersifat Turun Temurun

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved