Sabtu, 16 Mei 2026

2 Gempa Maluku Terjadi Selasa Malam Ini, Dirasakan Skala III MMI

Gempa melanda dua wilayah di Maluku, dirasakan di Labuha dan Gane Barat Utara npada Selasa (6/8/2019) malam ini

Tayang:
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
ntnews.au
BMKG Maluku mencatat gempa magnitudo 3.5 Skala Richter (SR) kembali terjadi di Bula-Seram Bagian Timur (SBT), pada Senin (22/7/2019) petang. 

TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maluku mencatat gempa magnitudo 5.2 Skala Richter (SR) mengguncang dua wilayah di Maluku pada Selasa (6/8/2019) malam.

Dikutip TribunAmbon.com dari Twitter @InfoBMKG, dua gempa melanda wilayah Maluku dan dirasakan di Labuha.

Dari dua gempa yang terjadi di dua wilayah di Maluku itu, diinformasikan tak berpotensi menimbulkan tsunami.

Prakiraan Cuaca Ambon dan Sekitarnya Besok Rabu 7 Agustus 2019, Masohi & Piru Hujan Siang Hari

Ombak Capai 2.5 Meter, Waspada Prakiraan Tinggi Gelombang Perairan Maluku Besok Rabu 7 Agustus 2019

Gempa di Timur Labuha

Gempa terjadi di timur Labuha pada pukul 19.21 WIT.

Gempa berkekuatan 4.3 SR berlokasi di 0.66 LS-127.62 BT.

Atau di 13 km timur Labuha, Maluku Utara dan 76 km utara Obi, Maluku Utara.

Pusat kedalaman gempa yakni 10 km dirasakan di Gane Barat Utara III MMI dan Labuha III MMI

Gempa Barat Daya Labuha

Gempa berikutnya terjadi di barat daya Labuha, Maluku Utara.

Gepa berkekuatan 3.5 SR berlokasi di 0.79 LS-127.37 BT.

Pusat gempa di kedalaman 10 km.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 5.3 SR mengguncang Ondong-Kepualauan Sitaro pada pukul 10:51:16 WIB.

Berdasarkan titik koordinatnya gempa terjadi di 2.20 derajat Lintang Utara (LU) dan 126.47 derajat Bujur Timur (BT).

Pusat gempa berada di laut, tepatnya 137 km Tenggara Ondong-Kep Sitaro.

Gempa terjadi di kedalaman 10 km dan dirasakan (MMI) II-III Bitung, II Manado, II-III Siau.

Gempa Hari Ini: BMKG Catat Gempa 3.7 SR Guncang Labuha Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dapat terjadi di mana dan kapan saja, maka dari itu kita harus selalu waspada dan antisipasi.

Berikut TribunAmbon.com rangkumkan dari laman resmi BMKG, bmkg.go.id, antisipasi sebelum, sesaat dan setelah gempa bumi.

A. Sebelum terjadi gempa bumi

1. Mengenali apa yang disebut gempa bumi

- Kunci utama adalah mengenali apa yang disebut gempa bumi.

- Pastikan bahwa struktur dan letak rumah Anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi (longsor, liquefaction dll);

- Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan Anda agar terhindar dari bahaya gempa bumi.

2. Kenali Lingkungan Tempat Anda Bekerja

- Perhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempabumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung;

- Belajar melakukan P3K;

- Belajar menggunakan alat pemadam kebakaran;

- Catat nomor telepon penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi.

Gempa Hari Ini: BMKG Catat Gempa 3.8 SR Guncang Elpaputih-Masohi, Maluku Tengah, Kedalaman 10 Km

 3. Persiapan Rutin pada tempat Anda bekerja dan tinggal

- Perabotan (lemari, cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (dipaku, diikat, dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempabumi.

- Simpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah agar terhindar dari kebakaran.

- Selalu mematikan air, gas dan listrik apabila tidak sedang digunakan.

4. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempabumi adalah akibat kejatuhan material

- Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah

- Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempabumi terjadi (misalnya lampu dll).

5. Alat yang harus ada di setiap tempat

- Kotak P3K;

- Senter/lampu baterai;

- Radio;

- Makanan suplemen dan air.

Prakiraan Cuaca Ambon dan Sekitarnya Besok Selasa 6 Agustus 2019, Dobo & Leksula Hujan Pagi Hari

 B. Saat terjadi gempa bumi

1. Jika Anda berada di dalam bangunan

- Lindungi badan dan kepala Anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja dll;

- Cari tempat yang paling aman dari reruntuhan dan goncangan;

- Lari ke luar apabila masih dapat dilakukan

2. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka

- Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar Anda seperti gedung, tiang listrik, pohon, dll

- Perhatikan tempat Anda berpijak, hindari apabila terjadi rekahan tanah

3. Jika Anda sedang mengendarai mobil

- Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran;

- Lakukan point 2.

4. Jika Anda tinggal atau berada di pantai

- Jauhi pantai untuk menghindari bahaya tsunami.

5. Jika Anda tinggal di daerah pegunungan

- Apabila terjadi gempabumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.

Mbah Moen Wafat, Mahfud MD Kenang Pertemuan Terakhir: Beliau Menginggal di Tempat yang Dicintainya

 C. Setelah terjadi gempa bumi

1. Jika Anda berada di dalam bangunan

- Keluar dari bangunan tersebut dengan tertib;

Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa;

- Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K;

- Telepon atau mintalah pertolongan apabila terjadi luka parah pada Anda atau sekitar Anda.

2. Periksa lingkungan sekitar Anda

- Periksa apabila terjadi kebakaran.

- Periksa apabila terjadi kebocoran gas.

- Periksa apabila terjadi hubungan arus pendek listrik.

- Periksa aliran dan pipa air.

- Periksa apabila ada hal-hal yang membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)

Mbah Moen Meninggal saat Ibadah Haji, Menag: Kemungkinan Besar Dimakamkan di Mekkah

3. Jangan mamasuki bangunan yang sudah terkena gempa karena kemungkinan masih terdapat reruntuhan.

4. Jangan berjalan di daerah sekitar gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.

5. Mendengarkan informasi

- Dengarkan informasi mengenai gempa bumi dari radio (apabila terjadi gempa susulan).

- Jangan mudah terpancing oleh isu atau berita yang tidak jelas sumbernya.

6. Mengisi angket yang diberikan oleh instansi terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi

7. Jangan panik dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan demi keamanan dan keselamatan kita semuanya.

(TribunAmbon.com/Chrysnha, Fitriana Andriyani)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved