Malteng Hari Ini
Hari Pertama Sekolah di 2026, Begini Aktifitas Siswa Sekolah Rakyat Malteng
Pantauan TribunAmbon, Senin (5/1/2026), para siswa tampak ceria mengikuti senam pagi bersama usai upacara pembukaan kegiatan sekolah.
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Siswa-siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 73 Maluku Tengah kembali jalani rutinitas usai menikmati libur semester.
- Para siswa nampak antusias bersekolah dengan mengikuti kegiatan terstruktur.
- Pantauan TribunAmbon, Senin (5/1/2026), para siswa tampak ceria mengikuti senam pagi bersama usai upacara pembukaan kegiatan sekolah.
- Sejak subuh, para murid telah memulai aktivitas asrama dengan bangun pagi, beribadah sesuai keyakinan masing-masing, sarapan bersama, hingga mandi dan bersiap ke sekolah.
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Usai libur semester yang bertepatan dengan momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), siswa-siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 73 Maluku Tengah kembali jalani rutinitas.
Mengawali hari pertama masuk sekolah, para siswa nampak antusias. Sejak pagi, para murid mengikuti rangkaian kegiatan terstruktur yang menekankan disiplin, karakter, dan kebersamaan.
Pantauan TribunAmbon, Senin (5/1/2026), para siswa tampak ceria mengikuti senam pagi bersama usai upacara pembukaan kegiatan sekolah.
Aktivitas fisik tersebut menjadi bagian dari rutinitas harian sebelum memasuki sesi literasi dan pelajaran di kelas.
Sejak subuh, para murid telah memulai aktivitas asrama dengan bangun pagi, beribadah sesuai keyakinan masing-masing, sarapan bersama, hingga mandi dan bersiap ke sekolah.
Sekolah menerapkan pembiasaan hidup teratur, mulai dari peregangan otot hingga kegiatan membaca sebelum pembelajaran umum dimulai.
Baca juga: Curi Motor Mantan Istri, Pria di Ambon Dibekuk Buser Polresta
Baca juga: Tak Sekadar Pangan Lokal, Sagu di Seram Bagian Timur Jadi Sumber Zakat
Kepala Sekolah, Rady Jamair menjelaskan, Sekolah Rakyat Masohi mengusung sistem asrama sebagai sarana pembentukan karakter.
Sekolah membiasakan siswa bangun pagi, membersihkan tempat tidur, menjaga kebersihan diri, serta membangun kemandirian sejak dini.
“Pembinaan rohani kami jalankan secara seimbang, baik untuk siswa Muslim maupun Nasrani. Nilai-nilai spiritual menjadi bagian penting dalam pendidikan karakter,” ujar Rady.
Ia menambahkan, tenaga pendidik di Sekolah Rakyat Masohi direkrut melalui seleksi nasional.
Saat ini, sekolah memiliki 11 guru aktif yang terdiri dari enam laki-laki dan lima perempuan.
Dalam keseharian, sekolah mengatur jadwal makan secara disiplin. Sarapan pagi berlangsung pukul 07.00 WIT, disusul camilan sehat pada pukul 10.00 WIT.
Selain akademik, sekolah juga mengembangkan minat dan bakat siswa melalui kegiatan bela diri karate yang dilaksanakan tiga kali dalam sepekan, terutama pada akhir pekan.
Untuk pengasuhan, sekolah menunjuk wali asuh dan wali asrama yang berasal dari direktur serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).
Para pendamping ini berperan mengawasi dan membimbing siswa selama berada di asrama.
Aktivitas siswa di asrama berlangsung hingga pukul 21.00 WIT setiap hari.
Sekolah menutup kegiatan dengan doa malam dan persiapan istirahat, guna memastikan kondisi fisik dan mental siswa tetap prima untuk mengikuti kegiatan belajar keesokan harinya. (*)
| Dugaan Pencemaran Nama Baik, Kuasa Hukum Abdullah Tuasikal Polisikan Akun Anonim dan Tiga Pemuda |
|
|---|
| Soroti Proyek KTM, ini Poin Tuntutan Demonstran KORAB tuk Kejari Maluku Tengah |
|
|---|
| KORAB Aksi Demonstrasi Soroti Masalah Proyek Kota Terpadu Mandiri di Kobi Malteng |
|
|---|
| Polemik Lahan Demplot Sepa, Makariki Maju Nilai ada Pelanggaran Kesepakatan Picu Spontanitas Warga |
|
|---|
| Kepemilikan Lahan Pertanian Demplot Sepa, Raja: Putusan Inkrah Tanah Milik Sepa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Sekolah-rakyat-baru-73.jpg)