Minggu, 10 Mei 2026

Haji 2026

47 Calon Haji Maluku Tengah Resmi Dilepas, Usul Wisma Haji Mengemuka

Jemaah meminta Pemda membangun Wisma Haji di Kota Masohi untuk membantu jemaah dari luar daerah sebelum keberangkatan.

Tayang:
TribunAmbon.com/Silmi Sirati Suailo
JEMAAH CALON HAJI - Jemaah Calon Haji dari Kabupaten Maluku Tengah saat momen pelepasan Jemaah di Kota Masohi, Jumat (8/5/2026) 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 47 Jemaah Calon Haji asal Maluku Tengah resmi dilepas Pemda Malteng menuju Tanah Suci Mekkah.
  • Jemaah meminta Pemda membangun Wisma Haji di Kota Masohi untuk membantu jemaah dari luar daerah sebelum keberangkatan.
  • Kemenhaj Malteng menyebut antrean haji kini mencapai 26 tahun dan mengingatkan jemaah menjaga aturan selama di Arab Saudi.

‎Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo

‎MALTENG,TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 47 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Maluku Tengah resmi dilepas Pemerintah Daerah (Pemda) Malteng untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi.

Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung Islamic Center, Kota Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, Jumat (8/5/2026) pagi.

Dalam kesempatan tersebut, para jemaah menyampaikan permintaan khusus kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah agar membangun Wisma Haji di Kota Masohi.

Permintaan itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maluku Tengah, Rasyidah Silawane di hadapan Bupati Maluku Tengah, Zulkarnain Awat Amir.

Baca juga: Seleksi Taruna Akpol 2026 di Polda Maluku Diawasi Ketat, Sistem CAT Dipastikan Bebas Intervensi

Baca juga: Kabid Propam Polda Maluku Sebut Kasat Tahti Polresta Ambon Bertanggung Jawab atas Tahanan Tewas

Menurut Rasyidah, keberadaan Wisma Haji dinilai penting untuk membantu jemaah asal luar Kota Masohi yang membutuhkan tempat singgah sebelum diberangkatkan menuju embarkasi.

“Permintaan jemaah agar di Maluku Tengah dapat dibuatkan wisma untuk Jemaah Calon Haji agar dapat mengurangi beban jemaah dari luar Kota Masohi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebutuhan pembangunan Wisma Haji muncul setelah Provinsi Maluku ditetapkan sebagai embarkasi antara.

Dengan status tersebut, jemaah haji asal Maluku tidak lagi menjalani embarkasi penuh di Kota Makassar.

“Maluku sudah ditetapkan sebagai embarkasi antara sehingga jemaah haji Maluku tidak lagi embarkasi di Makassar, melainkan hanya transit di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar,” jelasnya.

Karena itu, para jemaah berharap tersedia tempat singgah di Kota Masohi sebelum keberangkatan menuju Bandara Pattimura Ambon dan selanjutnya ke Arab Saudi.

“Agar Jemaah Calon Haji dapat memiliki tempat tinggal di Kota Masohi satu hari sebelum diberangkatkan,” tambah Rasyidah.

Pada kesempatan yang sama, Rasyidah menyebut tahun 2026 menjadi momen perdana Kementerian Haji dan Umrah terlibat langsung dalam pengelolaan haji setelah resmi terpisah dari Kementerian Agama.

“Ini adalah momen perdana kami dalam pengelolaan haji bersama pemerintah daerah,” katanya.

Ia juga mengungkapkan kuota haji tahun 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Selain itu, masa antrean keberangkatan haji kini rata-rata mencapai 26 tahun secara nasional.

Meski demikian, Rasyidah menyampaikan rasa syukur karena para jemaah akhirnya mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci setelah menunggu cukup lama.

“Ini menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh bapak dan ibu Jemaah Calon Haji setelah sekian tahun menanti untuk menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Rasyidah turut mengingatkan seluruh jemaah agar menjaga sikap selama berada di Arab Saudi dengan menghormati aturan dan budaya setempat.

Ia meminta para jemaah menghindari tindakan yang melanggar aturan serta tidak mudah terpengaruh isu yang belum jelas kebenarannya.

“Hindari tindakan-tindakan yang tidak terpuji dan dilarang oleh Pemerintah Arab Saudi serta tidak boleh terprovokasi oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.(*)

Sumber: Tribun Ambon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved