Buru Hari Ini
Sempat Dikeluhkan, Terminal Angkot Pasar Impres Namlea Tak Lagi Becek
Berdasarkan pantauan TribunAmbon.com, sekira pukul 12.40 kondisi terminal yang sebelumnya dipenuhi genangan air dan lumpur
Penulis: Ummi Dalila Temarwut | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com Ummi Dalila Temarwut
NAMLEA,TRIBUNAMBON.COM - Terminal angkutan kota (Angkot) di kawasan Pasar Impres, Kota Namlea, Kabupaten Buru, akhirnya mulai diperbaiki setelah lama dikeluhkan para pengguna jalan.
Pantauan TribunAmbon.com, sekira pukul 12.40, Sabtu (13/12/2025), kondisi terminal yang sebelumnya dipenuhi genangan air dan lumpur kini tak lagi.
Petugas melapisi area lantai menggunakan cor beton, kemudian diratakan hingga tampak apik.
Diperkirakan progres pengerjaan mencapai lebih dari 70 persen.
Baca juga: Wabup Mario Sambut Khafilah MTQ Saparua dan Seti, Sukseskan MTQ ke XXXI di Laimu
Baca juga: Soal Pinjaman Daerah, Bupati Fachri Tegaskan Harus Disepakati Bersama.
“Terminal ini memang sudah sangat harus diperbaiki karena sudah tidak layak lagi untuk mobil masuk,” ujar kontraktor pelaksana Abu Bakar Ismail Tasikdjawa kepada TribunAmbon.com saat diwawancarai dilokasi.
Ia menjelaskan, pekerjaan dimulai sejak 2 Desember 2025.
Jika tidak ada kendala, perbaikan terminal ditargetkan selesai paling lambat 17 Desember 2025.
“Kalau tidak ada halangan, estimasinya pekerjaan ini bisa selesai tanggal 17 paling lambat,” tuturnya.
Namun demikian, Abu Bakar mengakui terdapat sejumlah kendala yang mempengaruhi proses pekerjaan, terutama kondisi cuaca.
“Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, terutama cuaca. Di bulan Desember ini musim hujan dan itu menjadi hambatan bagi kami para pekerja,” jelasnya.
Sementara itu, selama pengerjaan, seluruh angkutan umum dialihkan ke kawasan Pantai PMP.
“Untuk sementara para angkutan mobil dipindahkan ke Pantai PMP untuk parkir dan mereka ke sini hanya untuk mengambil penumpang,” tambahnya.
Ia berharap, setelah perbaikan rampung, layanan transportasi makin baik.
“Dengan selesainya pekerjaan ini, semoga bisa lebih memuaskan pelayanan masyarakat, baik penumpang maupun sopir,” pungkasnya.
Sebelumnya, kondisi Terminal Pasar Impres Namlea sempat menjadi sorotan penguna jalan.
Jalan masuk dan beberapa titik di dalam terminal kerap tergenang air dan berubah menjadi lumpur saat hujan turun.
Pantauan TribunAmbon.com sekira pukil 14.00 WIT Jumat (10/10/2025) area terminal tampak dipenuhi genangan air dan lumpur setelah diguyur hujan sejak pagi hari.
Akibatnya, sebagian mobil dan angkutan umum enggan melintasi area terminal.
Banyak pengemudi memilih memarkir kendaraan di pinggir jalan utama karena khawatir terjebak di genangan air yang cukup dalam.
Sainal, salah seorang tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar terminal, mengungkapkan kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama.
“Terminal ini karena tidak ada dasar semen, jadi becek kalau hujan. Apalagi kalau ban mobil lewat untuk parkir, tambah parah beceknya,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Terminal-impres-3.jpg)