Kasus Korupsi

Divonis Pasal Berbeda, Jaksa Ajukan Banding Perkara Korupsi Dana Jembatan Aru

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Kasus Korupsi

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Tanita Pattiasina

AMBON, TRIBUNAMBON.COM – Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Aru, Sisca Taberima menyatakan banding ke Pengadilan Tinggi Ambon atas putusan Majelis Hakim pada Pengadilan Tipikor Ambon dalam perkara dugaan korupsi dana pembangunan jembatan penghubung antara Desa Koijabi - Balatan, Kecamatan Aru Tengah Timur, Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku.

“Kami baru saja menyatakan sikap atau risalah banding melalui panitera tipikor pengadilan negeri Ambon,” kata Sisca kepada wartawan di Pengadilan Negeri Ambon, Senin (25/10/2021).

Diketahui pasal yang dijatuhkan Majelis Hakim kepada dua terdakwa, yakni ketua tim pelaksana kegiatan, Salmon Gainau dan Daud Anthon Ubwarin selaku bendahara berbeda dengan tuntutan Jaksa.

Majelis Hakim menyatakan kedua terdakwa bersalah melanggar pasal subside yaitu  melanggar pasal 3 Jo pasal 18 ayat (1) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 Jo Pasal 55 ke-1 KHUP.

“Sedangkan pasal yang kami tuntut pasal 2,” tandas Jaksa.

Sebelumnya, kedua terdakwa divonis masing-masing selama 1,6 tahun penjara, sementara awalnya dituntut pidana penjara masing-masing selama enam tahun.

Keduanya juga dituntut membayar denda masing-masing sebesar Rp. 100 juta subsider tiga bulan kurungan atas proyek bernilai Rp. 3,5 miliar itu.

"Membebankan uang pengganti kepada kedua terdakwa masing-masing sebesar Rp. 537, 9 juta. Apabila kedua terdakwa tidak mampu untuk membayar atau kedua terdakwa tidak memiliki harta benda yang cukup untuk disita dan dilelang maka akan diganti dengan pidana kurungan selama 3 bulan," tandas JPU.

Diketahui, kedua terlibat dalam tindak pidana korupsi anggaran PNPM tahun anggaran 2014 senilai Rp3,4 miliar untuk membangun jembatan penghubung antara Desa Kujabi dengan Desa Balatan di Kecamatan Aru Tengah Timur sepanjang 4.000 meter.

Halaman
12