Selasa, 9 Juni 2026

Polemik Raja Soya

Polemik Dua Surat Rapat Matarumah Parentah Negeri Soya, Reno Rehatta: Ada Apa?

Menurut Reno, perbedaan substansi dan penandatangan dalam dua surat tersebut perlu dijelaskan secara terbuka sebelum rapat dilaksanakan.

Tayang: | Diperbarui:
TribunAmbon/jenderal/Jenderal Louis MR
MATARUMAH PARENTAH - Rudolf Mezac Reno Rehatta saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media terkait dua surat berbeda untuk rapat Matarumah Parentah Negeri Soya, Minggu (1/3/2026). 

Menurut Reno, rapat adat tidak boleh digelar tanpa kepastian landasan hukum dan tanpa melibatkan seluruh unsur mata rumah yang sah.

Ancam Tolak Jika Tak Sesuai Mekanisme

Reno juga memberi sinyal penolakan jika pelaksanaan rapat dinilai tidak sesuai mekanisme adat maupun aturan hukum yang berlaku.

“Kalau tidak jelas dan tidak sesuai aturan, kami bisa menolak pelaksanaan rapat ini. Undang semua anak-anak mata rumah sesuai mekanisme adat dan Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang tata cara pencalonan dan pemberhentian Kepala Pemerintah Negeri,” katanya.

Ia menegaskan bahwa keputusan di negeri adat seperti Soya harus menghormati struktur mata rumah parentah dan tidak boleh dilakukan secara sepihak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak penanggung jawab undangan terkait perbedaan dua surat tersebut.

Polemik ini pun memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat Negeri Soya: ada apa di balik dua surat rapat dengan agenda yang sama?(*)

Sumber: Tribun Ambon
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved