Ambon Hari Ini
Kuota Haji Maluku Turun, Pemprov Prihatin Anggaran Hanya Rp. 1 Miliar
Keprihatinan tersebut semakin diperparah dengan turunnya kuota jamaah haji Provinsi Maluku secara signifikan.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan keprihatinan atas keterbatasan pagu anggaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang saat ini hanya tersedia sekitar Rp. 1 miliar.
- Keprihatinan tersebut semakin diperparah dengan turunnya kuota jemaah haji Provinsi Maluku secara signifikan.
- Pada 2026 kuota jemaah haji Maluku hanya ditetapkan sebanyak 587 orang, menurun drastis dibandingkan kuota 2025 yang mencapai 1.086 orang.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Provinsi Maluku menyampaikan keprihatinan atas keterbatasan pagu anggaran pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 yang saat ini hanya tersedia sekitar Rp. 1 miliar.
Anggaran tersebut dinilai jauh dari kebutuhan ril untuk melayani keberangkatan jemaah haji asal Maluku.
Keprihatinan tersebut semakin diperparah dengan turunnya kuota jemaah haji Provinsi Maluku secara signifikan.
Pada 2026 kuota jemaah haji Maluku hanya ditetapkan sebanyak 587 orang, menurun drastis dibandingkan kuota 2025 yang mencapai 1.086 orang.
Pagu anggaran ini disampaikan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Maluku, Faisal Ahmad, dalam rapat dengar pendapat bersama komisi IV DPRD Maluku dan Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku.
Menurutnya, pagu anggaran yang diberikan saat ini belum mampu menutup kebutuhan utama penyelenggara ibadah haji di Maluku, khususnya pada sektor transportasi udara.
Untuk kebutuhan maskapai penerbangan saja, dibutuhkan anggaran sebesar Rp. 4,1 miliar.
“Saat ini kami diberikan pagu untuk pelaksanaan ibadah haji sementara sekitar Rp. 1 miliar. Sedangkan kami sudah menyurati maskapai untuk melayaninya jamaah haji ini dari line air dan Garuda sudah menyampaikan sebesar Rp. 4,1 miliar,” ujar Faisal.
Baca juga: Jelang Ramadan, Polda Maluku Minta Warga Lapor Gangguan Kamtibmas ke 110
Baca juga: Polsek Tanimbar Utara Tanam Jagung Bersama Warga, Dorong Ketahanan Pangan dan Swasembada Nasional
Ia menambahkan untuk perencanaan tahun berjalan, kebutuhan ideal anggaran pelaksanaan ibadah haji di Maluku berada di angka Rp. 7,5 miliar.
Anggaran tersebut mencangkup biaya maskapai penerbangan serta operasional pendukung lainnya yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Maluku.
“Untuk perencanaan tahun ini direncanakan tahun ini Rp. 7,5 miliar, karena perhitungannya maskapai dan operasional,” sambung Kesra Pemprov Maluku.
Sementara itu Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Maluku telah mengumumkan kuota haji Maluku tahun 2026 sebanyak 587 orang, turun jauh dibanding kuota haji pada 2025 yang mencapai 1.086 orang. (*)
| Aksi Kamisan Ambon Soroti TN Manusela, Masyarakat Adat Dinilai Kehilangan Ruang Hidup |
|
|---|
| Beli Sabu Rp500 Ribu, Pria di Ambon Terancam Hukuman 12 Tahun Penjara |
|
|---|
| Asmil OSM Ambon Diklaim Milik Warga, Kodam Tegaskan Statusnya Aset Sah Negara |
|
|---|
| Bodewin Wattimena Apresiasi Program Terpujilah Guru dari Telkomsel |
|
|---|
| Putusan PTUN Belum Dijalankan, Reno Rehatta Harap Wali Kota Tuntaskan Sengketa Raja Negeri Soya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/drftgedrs.jpg)