DPRD Maluku
DPRD Maluku Soroti Keterbatasan Anggaran dan Fasilitas di SMA Siwalima Ambon
Karena itu menurut dia, dukungan sarana dan prasarana yang memadai harus menjadi perhatian bersama agar kualitas pendidikan yang diharapkan.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Mesya Marasabessy
Ringkasan Berita:
- Komisi IV DPRD Maluku menyoroti keterbatasan anggaran dan sejumlah fasilitas pendukung di SMA Negeri Siwalima Ambon yang saat ini menampung sekitar 470 siswa dari jenjang kelas X hingga XII.
- Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saudah Tethool, mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas berbagai kebutuhan yang masih harus dipenuhi di sekolah berasrama tersebut.
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Komisi IV DPRD Maluku menyoroti keterbatasan anggaran dan sejumlah fasilitas pendukung di SMA Negeri Siwalima Ambon yang saat ini menampung sekitar 470 siswa dari jenjang kelas X hingga XII.
Ketua Komisi IV DPRD Maluku, Saudah Tethool, mengatakan pihaknya telah memanggil sejumlah pihak terkait untuk membahas berbagai kebutuhan yang masih harus dipenuhi di sekolah berasrama tersebut.
Menurut Tethool, salah satu persoalan utama yang dihadapi saat ini adalah keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah Provinsi Maluku untuk membiayai kebutuhan makan seluruh siswa yang tinggal di asrama.
“Kalau ditanggung pemerintah daerah secara penuh tentu membutuhkan anggaran yang besar. Karena itu, perlu dicari solusi bersama terkait kebutuhan makan siswa yang tinggal di asrama,” kata Tethool.
Selain kebutuhan konsumsi, Komisi IV juga menemukan masih adanya kekurangan fasilitas penunjang yang dinilai penting untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Beberapa kebutuhan yang menjadi perhatian antara lain ketersediaan meubelair untuk ruang belajar, kapasitas ruang makan yang belum memadai, serta penyediaan air bersih bagi para siswa.
“Ada beberapa ruang yang masih membutuhkan meubelair dan kapasitas ruang makan juga perlu ditambah agar bisa menampung seluruh siswa secara bersama,” ujarnya.
Baca juga: Ditangkap Warga Usai Bobol Rumah di Laha, Pria di Ambon Ternyata Sudah Berulang Kali Mencuri
Baca juga: Bupati Fachri Sebut WTP Dua Tahun Beruntun Jadi Tonggak Baru Pemkab SBT
Tethool mengatakan pemenuhan fasilitas dasar menjadi hal yang penting mengingat SMA Negeri Siwalima Ambon saat ini merupakan salah satu sekolah unggul yang mendapat perhatian nasional.
Sekolah tersebut telah masuk dalam program Garuda Transformasi, sebuah program yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan membuka peluang lebih besar bagi para lulusannya melanjutkan studi ke perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri.
Karena itu menurut dia, dukungan sarana dan prasarana yang memadai harus menjadi perhatian bersama agar kualitas pendidikan yang diharapkan dapat tercapai.
“Kita ingin anak-anak yang belajar di sana mendapatkan fasilitas yang layak sehingga proses pendidikan dapat berjalan lebih baik,” kata Tethool.
Komisi IV DPRD Maluku berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mencari solusi atas berbagai kebutuhan tersebut sehingga kenyamanan dan kualitas layanan pendidikan bagi ratusan siswa SMA Siwalima dapat terus ditingkatkan. (*)
| DPRD Maluku Gelar Rapat Paripurna Penyerahan LHP BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025 |
|
|---|
| DPRD Maluku Dorong Pemda Siapkan Tenaga Kerja Lokal Jemput Blok Masela |
|
|---|
| Anggota DPRD Maluku, Nita Bin Umar Serahkan Bantuan Tuk Korban Kebakaran Rumah di Ambon |
|
|---|
| DPRD Maluku Buka Masa Sidang III 2026, Fokus Bahas APBD Perubahan hingga Audit BPK |
|
|---|
| Pengawasan APBD Rampung, DPRD Maluku Resmi Tutup Masa Sidang II Tahun 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/12122021-saudah-tuankotta-tethool.jpg)