News
Kapolri Pastikan Segera Ungkap Kasus Beras Oplosan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan segera ungkap praktik kecurangan beras premium oplosan hingga takaran yang tak sesuai.
TRIBUNAMBON.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pastikan segera ungkap praktik kecurangan beras premium oplosan hingga takaran yang tak sesuai.
Hal itu diungkap setelah Presiden RI, Prabowo Subianto meminta agar para pelaku pengoplos beras ditindak.
"Tim sudah bergerak dari kemarin, mungkin misalkan ada rilis secara periodik nanti akan disampaikan oleh Satgas Pangan Polri," kata Sigit di STIK Lemdiklat Polri, Selasa (22/7/2025) malam.
Mantan Kabareskrim Polri ini menyebut saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
Baca juga: Hari Anak Nasional, Lapas Wahai Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa-siswi SD
Sebelumnya, Presiden RI, Prabowo Subianto menerima laporan kerugian negara akibat permainan kotor tersebut mencapai angka fantastis, yakni Rp100 triliun setiap tahun.
Ia bahkan menyebut praktik ini sebagai bentuk “subversi ekonomi” karena dampaknya yang langsung merugikan rakyat kecil.
“Saya dapat laporan kerugian yang dialami oleh bangsa Indonesia adalah Rp100 triliun tiap tahun. Ini kejahatan ekonomi yang luar biasa. Menurut saya ini sudah termasuk subversi ekonomi, menikam rakyat,” katanya.
Prabowo berkomitmen untuk memberantas mafia pangan tersebut karena sangat merugikan rakyat dan negara.
"Masih banyak ada permainan-permainan jahat dari beberapa pengusaha-pengusaha yang menipu rakyat," ucapnya.
Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Malteng Beroperasi Oktober 2025
Prabowo menyebut, praktik curang dengan menjual beras biasa sebagai beras premium demi meraup untung lebih besar merupakan tindakan yang tak bisa ditolerir.
Dia menegaskan telah memerintahkan aparat penegak hukum, mulai dari Jaksa Agung hingga kepolisian, untuk menindak tegas pelaku tanpa pandang bulu.
“Beras biasa dibilang beras premium, harganya dinaikin seenaknya. Ini pelanggaran. Ini saya telah minta Jaksa Agung dan polisi mengusut dan menindak pengusaha-pengusaha tersebut tanpa pandang bulu,” tandas Prabowo. (*)
| Kawal Haji, Aplikasi Wajib Diunduh Sebelum Berangkat ke Baitullah, Ini Fungsinya |
|
|---|
| Dalam Waktu Dekat, Presiden Prabowo Subianto Bakal Rombak Kabinet? |
|
|---|
| Presiden Prabowo Temui Putin di Rusia, Siap Suplai Minyak dan LPG ke Indonesia |
|
|---|
| Konflik Timur Tengah, Pemerintah Indonesia Pulangkan 45 WNI di Iran ke Tanah Air |
|
|---|
| Pemerintah Arab Saudi Umumkan Batas Akhir Keberangkatan Jemaah Umrah Terakhir 18 April 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Beras-Oplosan.jpg)