Maluku Hari ini
Tunjukan Keterampilan, Warga Binaan Lapas Saparua Kelola Barbershop LaK3Sa
Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua menunjukan keterampilan dan semangat mereka untuk terus menunjukan geliat positif.
Penulis: Novanda Halirat | Editor: Mesya Marasabessy
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Novanda Halirat
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua menunjukan keterampilan dan semangat mereka untuk terus menunjukan geliat positif dengan mengelola Barbershop “LaK3Sa”, Senin (30/6/2025).
Barbershop yang ramai dikunjungi oleh warga binaan, petugas, hingga warga sekitar yang ingin menikmati layanan potong rambut.
Antusiasme tinggi ini menjadi bukti bahwa program pembinaan berbasis keterampilan benar-benar mendapat respons positif.
Baca juga: Lapas Wahai Terima 5 CPNS, Begini Harapan Kepala Lapas Wahai
Baca juga: Kolaborasi bersama SGM, Alfamidi Dukung Tumbuh Kembang Anak Cegah Anemia
Barbershop LaK3sa merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan kemandirian yang dijalankan di Lapas Saparua, dikelola langsung oleh Warga Binaan.
Seluruh aktivitas dilaksanakan di bawah pengawasan petugas pembinaan dan keamanan, guna memastikan ketertiban dan keamanan tetap terjaga.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengungkapkan apresiasinya terhadap semangat para warga binaan dalam mengikuti kegiatan positif ini.
“Barbershop LaK3sa adalah bukti bahwa pembinaan yang dilakukan dengan serius mampu membentuk pribadi yang produktif. Antusiasme pelanggan menunjukkan kepercayaan terhadap keterampilan warga binaan,” ujar Pramuaji dalam rilisan yang diterima TribunAmbon.com.
Sementara itu hal yang sama diungkapkan juga oleh Semmy, salah satu pengunjung yang rutin menggunakan jasa potong rambut di Barbershop LaK3sa.
“Hasil potongannya rapi dan pelayanannya sopan. Saya cukup kagum dengan keterampilan mereka. Ini jadi pengalaman yang menyenangkan,” ungkapnya.
Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan ini juga membentuk rasa tanggung jawab, disiplin, dan kepercayaan diri warga binaan.
Harapannya, Lapas Saparua terus mengembangkan program ini sebagai bentuk pembelajaran dan bekal bagi warga binaan kedepannya setelah bebas nanti. (*)
| Blok Masela Dikebut, Pemerintah Mulai Siapkan Infrastruktur Air Baku di Tanimbar |
|
|---|
| Bendungan Wai Apu di Buru Ditargetkan Rampung 2027, Siap Aliri 10.000 Hektare Sawah |
|
|---|
| Tiga Bulan Pertama 2026, Defisit Neraca Perdagangan di Maluku Capai US 138,99 Juta |
|
|---|
| Gelapkan Dana Perusahaan Rp269 Juta, Waty Tukloy Dituntut 3 Tahun Penjara |
|
|---|
| Viral Selamatkan Nyawa Wanita di JMP, Prajurit Kodam Pattimura Dapat Penghargaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Barbershop-Saparua.jpg)