Malra Hari Ini
Cuaca Buruk, BMKG Maluku Tenggara Minta Warga Waspada Longsor dan Banjir
Permintaan tersebut dikemukakan menyusul, surat edaran yang dikeluarkan oleh Stasiun Koordinator National Digital Forecast (NDF) Maluku, Nomor
Penulis: Megarivera Renyaan | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan
LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) meminta warga waspada banjir dan tanah longsor.
Permintaan tersebut dikemukakan menyusul, surat edaran yang dikeluarkan oleh Stasiun Koordinator National Digital Forecast (NDF) Maluku, Nomor e.T/ME.02/04/013/KAMQ/VI/2025 pada Jumat (20/6/2025).
Berdasarkan hasil analisis, kondisi atmosfer yang dapat memicu terjadinya cuaca signifikan di wilayah Maluku antara lain.
Adanya daerah pertemuan angin serta perapatan massa udara di wilayah Maluku.
Sementara, suhu muka laut yang hangat (28 hingga 30 derajat celcius) dengan anomali 0.0 hingga 2.0 derajat celcius.
Hal tersebut mengakibatkan aktifnya Low Frequency dan Gelombang Rossby di wilayah Maluku, nilai OLR negatif, serta kelembapan udara lapisan atas yang relatif basah.
Untuk, Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten Seram bagian Barat dan sekitarnya saat ini sudah memasuki periodisitas Musim Hujan.
Baca juga: Intensitas Hujan Meningkat, Wali Kota Ambon Imbau Warga Tetap Wasapada
Baca juga: Imbas Hujan, Harga Cabai di Pasar Langgur Masih Mahal Tembus Rp 200 ribu per Kilo
Sedangkan, beberapa kondisi atmosfer tersebut, berpengaruh terhadap proses pembentukan dan per tumbuhan awan-awan hujan di wilayah Maluku, yang berpotensi menyebabkan terjadinya hujan, dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat dalam beberapa hari ke depan.
BMKG meminta masyarakat, untuk waspada hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang sesaat berpotensi terjadi di wilayah Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Buru, Buru Selatan, Maluku Tengah, Seram bagian Barat, Seram bagian Timur, Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca buruk (hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang), penurunan jarak pandang secara tiba-tiba serta dampak bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi seperti banjir, tanah longsor, pohon tumbang dan gelombang tinggi.
Masyarakat diharapkan agar, selalu memantau perkembangan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG melalui kanal informasi BMKG. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/ilustrasi-cuaca.jpg)