Jumat, 10 April 2026

Maluku Terkini

Tradisi Pukul Sapu di Morella dan Mamala Jadi Berkah Bagi Pedagang

Pedagang balon tiup itu sejak pagi udah membawa serta gerobak, melapak di dua desa bertetangga itu. Rp 500 ribu keuntungan. 

Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
TribunAmbon.com/ Maula Pelu
TRADISI 7 SYAWAL - Pedagang balon, Afin, saat melayani pembeli dalam acara pukul sapu di Negeri Morella, Kecamatan Leihitu, Maluku Tengah, Senin (7/4/2025). 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tradisi Pukul Sapu di Negeri Mamala dan Morella tidak dilewatkan begitu saja oleh Afin (26).

Pedagang balon tiup itu sejak pagi udah membawa serta gerobak, melapak di dua desa bertetangga itu. Rp 500 ribu keuntungan. 

Pria yang setiap harinya berjualan di Pasar Mardika itu pun begitu senang. 

Kepada TribunAmbon.com, dia mengaku di hari biasa paling tinggi Rp 200 keuntungan. 

Baca juga: Warga di Kecamatan Watubela SBT, Sediakan Lahan Gratis Untuk Pembangunan Puskesmas

Baca juga: Penumpang Membludak di Pelabuhan Amahai: Tangga Kapal Diangkat Lebih Awal

“Mungkin jika sampai sore hingga malam, bisa dapat keuntungan lebih banyak lagi,” ungkapnya saat ditemui TribunAmbon.com di pelataran mesjid Morella.
Selain itu, pedagang cilok Jainal (25) juga mengakui hal yang sama. 

Dirinya bersama 6 rekan lainnya yang biasa berjualan di kawasan Galunggung, Kota Ambon, telah tiba di Negeri Morella dan Mamala, Maluku Tengah sekitar pukul 10.00 WIT, hingga pukul 15.00. 

“Alhamdulillah sudah 500 ribu terjual. Sedikit lagi lebih ramai, pasti lebih laris lagi,” terangnya. 

Tak lupa dirinya mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara, karena telah menghadirkan ribuan pengunjung dalam acara ini. 

“Terimakasih, semoga acaranya berjalan dengan lancar,” tutupnya.  (*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved