Maluku Terkini
Tradisi Pukul Sapu di Morella dan Mamala Jadi Berkah Bagi Pedagang
Pedagang balon tiup itu sejak pagi udah membawa serta gerobak, melapak di dua desa bertetangga itu. Rp 500 ribu keuntungan.
Penulis: Maula Pelu | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Maula M Pelu
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Tradisi Pukul Sapu di Negeri Mamala dan Morella tidak dilewatkan begitu saja oleh Afin (26).
Pedagang balon tiup itu sejak pagi udah membawa serta gerobak, melapak di dua desa bertetangga itu. Rp 500 ribu keuntungan.
Pria yang setiap harinya berjualan di Pasar Mardika itu pun begitu senang.
Kepada TribunAmbon.com, dia mengaku di hari biasa paling tinggi Rp 200 keuntungan.
Baca juga: Warga di Kecamatan Watubela SBT, Sediakan Lahan Gratis Untuk Pembangunan Puskesmas
Baca juga: Penumpang Membludak di Pelabuhan Amahai: Tangga Kapal Diangkat Lebih Awal
“Mungkin jika sampai sore hingga malam, bisa dapat keuntungan lebih banyak lagi,” ungkapnya saat ditemui TribunAmbon.com di pelataran mesjid Morella.
Selain itu, pedagang cilok Jainal (25) juga mengakui hal yang sama.
Dirinya bersama 6 rekan lainnya yang biasa berjualan di kawasan Galunggung, Kota Ambon, telah tiba di Negeri Morella dan Mamala, Maluku Tengah sekitar pukul 10.00 WIT, hingga pukul 15.00.
“Alhamdulillah sudah 500 ribu terjual. Sedikit lagi lebih ramai, pasti lebih laris lagi,” terangnya.
Tak lupa dirinya mengucapkan terimakasih kepada penyelenggara, karena telah menghadirkan ribuan pengunjung dalam acara ini.
“Terimakasih, semoga acaranya berjalan dengan lancar,” tutupnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Balon-Jual.jpg)