Info Daeah
Pembangunan Sekolah Negeri dan Swasta Berdekatan, Dewan Minta Dinas Pendidikan Malteng Evaluasi
Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Herry Carl Men Hausarissa langsung buka suara meminta Dinas Pendidikan
Penulis: Silmi Sirati Suailo | Editor: Fandi Wattimena
Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo
MASOHI, TRIBUNAMBON.COM - Persoalan pembangunan sekolah swasta dan negeri yang berdekatan di beberapa desa, memantik reaksi dari wakil rakyat di Bumi Pamahanu Nusa.
Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Herry Carl Men Hausarissa langsung buka suara meminta Dinas Pendidikan mengevaluasi kebijakan itu.
Menurutnya, langkah atau kebijakan itu mesti dievaluasi oleh dinas terkait agar yayasan yang sudah berdiri lama bisa mengembangkan sekolahnya.
"Saya tidak berkeberatan dengan peningkatan kualitas bangunan, tetapi bagi saya kita bangun di tempat-tempat yang belum ada bangunan permanen," tutur Politisi Partai Gerindra itu, di Masohi, Jumat (28/3/2025).
Menurut dia, alangkah baik jika dinas memberi atensi untuk pembangunan fisik sekolah pada sejumlah desa di daerah pegunungan baik di Utara maupun Selatan Pulau Seram.
Baca juga: Kerahkan 170 Armada Bus, BRI Group Berangkatkan Ribuan Pemudik ke Pulau Jawa dan Sumatera
Baca juga: Antisipasi Pawai Malam Takbiran, Dishub Maluku Tenggara Akan Sekat Kawasan Jembatan Watdek
"Kita bangun sekolah di daerah pegunungan yang belum ada sekolah, memang beberapa sudah memiliki sekolah tetapi bangunannya masih pakai papan, dan pakai kayu-kayu menurut saya tidak layak," tukas wakil rakyat itu.
Haurissa turut menjelaskan dari sisi regulasi, dimana diakui, kalau merujuk aturan Permendiknas tentang pedoman pendirian sekolah maka tidak boleh (sekolah) dibangun berdekatan dengan sekolah yang sudah ada.
Diberitakan sebelumnya, adanya aduan masyarakat, sejumlah sekolah negeri di Seram Utara Barat dan Telutih Maluku Tengah dibangun berdekatan dengan sekolah swasta.
Ketua DPRD Maluku Tengah, Herry Men Carl Haurissa dari Fraksi Gerindra, Jumat (28/3/2025), ia menerima laporan dari Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Sitanala, ada pendirian sekolah (negeri) di Seram Utara Barat tepatnya di Desa Paa Kecamatan Seram Utara Barat.
Salain di Seram Utara Barat, Haurissa turut menyoroti kasus sama yang terjadi di Desa Lafa, Kecamatan Telutih. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Dinas-Pendidikan-rr.jpg)