Rabu, 22 April 2026

Idulfitri

500 Aparat Gabungan Bakal Amankan Mudik hingga Hari Raya Idulfitri 2025 di Maluku Tengah

Sebanyak 500-an aparat gabungan TNI, POLRI, Satpol PP, hingga petugas perhubungan bakal mengamankan mudik tinggal Hari Raya Idulfitri  2025 di Malteng

Silmi Sirati Suailo
APEL PASUKAN - Polres Maluku Tengah menggelar apel pasukan operasi Ketupat Salawaku 2025, Kamis (20/3/2025). Sebanyak 500-an aparat gabungan TNI, POLRI, Satpol PP, hingga petugas perhubungan bakal mengamankan mudik tinggal Hari Raya Idulfitri 2025 di Maluku Tengah. 

Laporan Jurnalis TribunAmbon.com, Silmi Sirati Suailo 

MASOHI,TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak 500-an aparat gabungan TNI, POLRI, Satpol PP, hingga petugas perhubungan bakal mengamankan mudik tinggal Hari Raya Idulfitri  2025 di Maluku Tengah

Persiapan personel itu disampaikan langsung oleh Kapolres Maluku Tengah, AKBP Hardi Meladi Kadir usai memimpin apel pasukan operasi Ketupat Salawaku 2025 di Masohi, Kamis (20/3/2025).

Dikatakan, pasukan gabungan Satpol PP, TNI, dan Dishub sebanyak 300-an personel. 

Sementara Polres Malteng sendiri menyiagakan 200-an personel yang akan mengamankan mudik hingga lebaran.

Ratusan personel aparat keamanan itu akan siaga di 7 titik pos yang akan dibangun selama masa operasi 26 Maret sampai dengan 8 April 2025. 

Baca juga: Polres Maluku Tengah Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Salawaku 2025

Baca juga: Gerak Cepat PLN Manipa Atasi Gangguan Kelistrikan, Kini Masyarakat Tak Perlu Khawatir Listrik Padam

Kapolres turut menghimbau agar masyarakat tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif jelang dan setelah Hari Raya Idulfitri .

"Mari kita jaga situasi Kamtibmas ini, jika ada kesalahan yang terjadi diantara masyarakat baik salah paham atau cek cok mohon diselesaikan dengan cara kekeluargaan," ajak Kapolres. 

Sebelumnya, Kapolres turut membacakan pesan Kapolri, dimana berdasarkan survei Kementerian Hukum RI potensi pergerakan masyarakat selama libur lebaran 2025  mencapai 52 persen dari total jumlah penduduk Indonesia.

Diperkirakan sebanyak 146,48 juta jiwa akan melakukan mudik lebaran, namun data ini akan dapat berubah sewaktu-waktu. Pengamanan pada tahun lebaran sebelumnya, jumlah realisasi pemudik  akan jauh lebih besar dibanding angka survei.

"Selain itu terdapat kebijakan stimulus pemerintah yang memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat untuk melaksanakan mudik antara lain, diskon tarif tiket dan tol, work from anywhere dan perpanjangan masa libur sekolah," jelas Hardi.

Selanjutnya, pemerintah juga akan memprediksi bahwa puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28-30 Maret 2025 dan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada tanggal 5-7 April 2025. 

"Berkaitan dengan hal tersebut polri bersama TNI serta stakeholder terkait menggelar operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2025, dengan tagline mudik aman keluarga nyaman,” paparnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved