Maluku Terkini
Satgas Pangan Polda Maluku Pastikan Stok dan Harga Bahan Pokok Stabil Selama Ramadan
Untuk beberapa jenis bapok hasil pertanian, seperti beras, harga rata-rata berada di angka Rp 17.575 per kilogram.
Penulis: Jenderal Louis MR | Editor: Salama Picalouhata
Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Jenderal Louis
AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Ketua Satgas Pangan Polda Maluku, Kombes Pol. Piter Yanottama memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok (bapok) di Provinsi Maluku, khususnya di Kota Ambon dan sekitarnya aman selama bulan Ramadan.
Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku ini menjamin stabilitas harga dan ketersediaan bapok setelah tim Satgas Pangan melakukan peninjauan langsung ke Pasar Mardika dan beberapa distributor bapok.
"Dari hasil pengecekan di lapangan, kami memastikan bahwa harga bahan pokok relatif stabil. Tidak ada kenaikan harga yang di luar batas kewajaran. Selain itu, stok bahan pokok juga cukup melimpah," ujar Kombes Pol. Piter Yanottama, Jumat (28/2/2025).
Di Pasar Mardika, tim Satgas Pangan yang terdiri dari perwakilan Polda Maluku, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Maluku, dan Perum Bulog Maluku, melakukan pengecekan harga sayur mayur dan daging sapi.
Hasilnya menunjukkan bahwa harga-harga tersebut masih dalam kondisi stabil.
Untuk beberapa jenis bapok hasil pertanian, seperti beras, harga rata-rata berada di angka Rp 17.575 per kilogram.
"Harga beras relatif stabil. Stok yang tersedia mencapai 5.197 ton, sementara kebutuhan harian sekitar 310 ton. Dengan demikian, stok masih tersedia hingga 17 hari ke depan, dan akan terus ditambah oleh Bulog," jelasnya.
Selain beras, ketersediaan minyak goreng, baik curah maupun kemasan, termasuk merek MINYAKKITA, juga dipastikan aman untuk sebulan ke depan.
Demikian pula dengan bawang putih, bawang merah, terigu, gula pasir, daging sapi, daging ayam potong, dan telur ayam ras, yang stoknya cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Maluku hingga lebih dari dua pekan mendatang.
"Dengan stok bapok yang melimpah dan harga yang relatif stabil, kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan. Tidak perlu takut kehabisan bahan pokok karena stok cukup melimpah. Tindakan panic buying justru berpotensi menimbulkan gejolak harga," tegasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Piter Yanottama menjelaskan bahwa pemerintah daerah, melalui Dinas Ketahanan Pangan bekerja sama dengan Satgas Pangan, Dinas terkait, Bulog, PPI dan beberapa distributor bahan pokok, juga melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah.
"Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri 1446 Hijriyah. Beberapa bahan pokok yang disediakan antara lain beras, minyak goreng, gula, margarin, sayur mayur, garam, telur, bawang putih, bawang merah, dan lainnya, dengan harga jual yang lebih murah untuk masyarakat," tuturnya.
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, diharapkan masyarakat Maluku, khususnya yang menjalankan ibadah puasa, dapat memasuki bulan Ramadan dengan tenang hingga Idul Fitri nanti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/Satgas-pangan-Polda-Maluku-bahanpokok.jpg)