Selasa, 14 April 2026

Update Harga Pangan

Kota Tual Bisa Produksi 15 Juta Ton Telur Per Tahun

Jumlah produksi tersebut berasal dari dua produsen lokal yang berlokasi di Ohoi (Desa) Ngadi dan Ohoi Ohoitel.

Megarivera
HARGA TELUR - Telur lokal produksi Desa Ngadi, Kecamatan Dulah Utara, di salah satu agen di Kota Tual, Provinsi Maluku, Minggu (2/2/2025). Kota Tual bisa memproduksi 15 juta telur tiap tahun. 

Laporan Wartawan TribunAmbon.com, Megarivera Renyaan

LANGGUR, TRIBUNAMBON.COM - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tual, Darnawati Amir menyebutkan, produksi telur lokal di Tual diperkirakan mencapai 15 juta butir per tahun.

Jumlah produksi tersebut berasal dari dua produsen lokal yang berlokasi di Ohoi (Desa) Ngadi dan Ohoi Ohoitel, Kecamatan Dullah Utara.

“Jumlah produksi terbanyak pada CV. Ayam Makmur di Desa Ngadi, per hari mencapai 28.000 butir. Di Ohoitel sekitar 2.000 butir per hari. Diperkirakan setiap tahun mencapai 15.000.000 butir telur,” ungkap Darnawati, Selasa (25/2/2025).

Produksi tersebut, lanjut Darnawati, mampu memenuhi kebutuhan masyarakat baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun pelaku UMKM. Bahkan produksinya melebihi kebutuhan masyarakat Kota Tual.

Darnawati menjelaskan, data BPS 2024 menunjukkan kebutuhan telur masyarakat Kota Tual per kapita per tahun sebanyak 41,6 butir. Sehingga total kebutuhan sekitar 3,8 juta butir per tahun.

Dengan demikian, terjadi kelebihan produksi alias oversupply sekitar 11,2 juta butir per tahun.

“Belum lagi ditambah pasokan dari luar daerah yang didatangkan oleh pedagang atau distributor. Meski tidak banyak, namun dari sisi harga menjadi penyeimbang harga telur,” imbuh Darnawati.

Darnawati mengatakan, kelebihan produksi telur dari Kota Tual disuplai ke daerah tetangga seperti Maluku Tenggara, Kepulauan Aru, Kepulauan Tanimbar, dan Maluku Barat Daya (MBD).

“Tergantung kapal dan permintaan. Rata-rata yang dilepas sekitar 100 ikat atau 18.000 butir 64 persen dari produksi harian per pengiriman,” ungkap Darnawati.

Menurut Darnawati, produksi telur lokal Kota Tual cenderung meningkat karena permintaan dari daerah-daerah tersebut juga bertambah.

Ia mengatakan, Disperindag Tual sebagai instansi teknis terus membantu produsen dari segi pemasaran.

“Pemda membantu melalui pengiriman dengan kargo pesawat, membantu penjualan dalam Pasar Tual dengan mempertemukan pedagang telur di Pasar Tual, agar produksi telur dapat diserap dalam pasar lokal,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved